Tim Gegana Turun Lakukan Disposal Terkait Temukan Granat di Perkebunan Glenmore Banyuwangi (Foto: Polsek Glenmore/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Warga dikejutkan dengan penemuan benda diduga granat di area perkebunan Kendeng Lembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Selasa (05/05/2026). Temuan tersebut langsung ditangani aparat kepolisian untuk mengantisipasi potensi bahaya.
Granat itu pertama kali ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh warga yang sedang melakukan aktivitas pemupukan tanaman karet di lokasi perkebunan. Menyadari benda tersebut mencurigakan, warga segera melaporkannya ke Polsek Glenmore.
Kapolsek Glenmore AKP Budi Hermawan mengatakan, pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu kami menerima informasi, anggota langsung menuju TKP untuk melakukan pengamanan awal. Area langsung kami sterilkan dan dipasang garis polisi agar masyarakat tidak mendekat,” ujar AKP Budi Hermawan, Rabu (6/5/2026)
Polisi kemudian berkoordinasi dengan Polresta Banyuwangi untuk penanganan lebih lanjut. Selanjutnya, Kapolresta berkoordinasi dengan tim Gegana Polda Jawa Timur guna memastikan jenis dan kondisi benda tersebut.
“Penanganan benda berbahaya seperti ini harus dilakukan secara profesional. Kami langsung berkoordinasi dengan tim Gegana agar prosesnya aman,” jelasnya.
Sekitar pukul 15.40 WIB, tim Gegana Polda Jatim tiba di lokasi dan langsung melakukan pemeriksaan terhadap granat tersebut. Setelah dilakukan identifikasi, petugas memutuskan untuk melakukan disposal atau pemusnahan di tempat demi keamanan.
“Setelah dicek oleh tim Gegana, granat tersebut langsung dilakukan disposal di lokasi untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan,” tambah AKP Budi Hermawan.
Selama proses pengamanan hingga pemusnahan, situasi di sekitar lokasi terpantau aman dan terkendali. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda mencurigakan yang berpotensi berbahaya.
“Kami mengimbau warga jika menemukan benda yang diduga berbahaya, segera laporkan ke pihak berwajib dan jangan mencoba menanganinya sendiri,” pungkasnya. (ep)

