Bupati Banyuwangi Launching Masjid Ramah Pemudik di Berbagai Titik Ruas Jalan Nasional

1BYI.jpg Bupati Banyuwangi Didampingi Kepala Kemenag dan Ketua BAZNAS Banyuwangi Launching Masjid Ramah Pemudik (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi berkolaborasi dengan Kemenag dan BAZNAS Kabupaten Banyuwangi menyiapkan Masjid Ramah Pemudik (MRP) sebagai tempat istirahat yang nyaman bagi pemudik yang mengendarai sepeda motor dan mobil. 


Ada 48 masjid di berbagai titik lokasi di ruas jalan nasional dan jalur pemudik. Sebanyak 13 masjid di antaranya berada di jalur utama dari Kecamatan Wongsorejo hingga Kecamatan Kalibaru. 


Lokasi masjid yang dipilih memenuhi  kriteria memiliki halaman parkir luas, lokasi di tepi jalan  utama, kamar mandi dan toilet bersih, kebersihan lingkungan, dan aman.


"Survei lokasi Masjid Ramah Pemudik melibatkan para penyuluh Kemenag, yang mendata masjid mana saja yang layak dan siap," kata Kepala Kemenag Banyuwangi Chaironi Hidayat.


Di mana saja lokasi Masjid Ramah Pemudik di Kabupaten Banyuwangi:

1. Masjid Nurul Huda Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru

2. Masjid Sabilul Muttaqin Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore

3. Masjid Baiturrahman Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng

4. Masjid Baiturrahman Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran

5. Masjid Jami' Al Falah Desa Benculuk, Kecamatan Cluring

6. Masjid Arroyan Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh

7. Masjid Besar Baiturrohim Desa/Kecamatan Rogojampi

8. Masjid Sahat Makkah Almukaromah Desa Labanasem, Kecamatan Kabat

9. Masjid Nurul Ummah Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat

10. Masjid Agung Baiturrahman Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi

11. Masjid Al Huda Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro

12. Masjid Nurul Karim Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo

13. Masjid Nurul Huda Desa Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo. 


Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melaunching MRP di Masjid Al Huda Bulusan, Kecamatan Kalipuro pada Selasa (17/03/2026). Dalam seremonial, bupati sempat menyerahkan santunan dari Baznas kepada lima anak yatim dan sepuluh orang dhuafa. Tidak hanya itu, bantuan operasional tiga terapis tuna netra dari Baznas juga diberikan oleh bupati  kepada Windoyo, perwakilan terapis tuna netra. 


"Semoga Masjid Ramah Pemudik ini bisa menjadi solusi bagi pemudik dengan kendaraan bermotor yang merasa capek dan butuh rest area yang nyaman dan aman," kata Ipuk. 


Ketua BAZNAS Kabupaten Banyuwangi Dwi Yanto mengaku pihaknya memberikan support logistik di semua titik MRP. Suplai kopi, teh, dan gula telah terdistribusi di semua titik MRP. Bahkan ada masjid yang disiapkan kue ringan.


"Ini sudah menjadi komitmen dari Baznas untuk berkontribusi dalam program MRP ini. Tidak hanya membantu logistik kopi, gula, teh, dan kue ringan, tetapi juga mengingatkan untuk selalu bersedekah dan menunaikan zakat, agar bisa membantu sesama" kata Dwi. 


Tidak hanya itu, Baznas juga menyuplai logistik di 35 masjid yang juga ditetapkan Kemenag layak menjadi MRP. "Baznas juga menyiapkan bantuan operasional bagi tiga terapis tuna netra yang stand by di MRP jalur utama," ungkap Dwi. (*)