Detik-detik Tim SAR Banyuwangi Lakukan Evakuasi Terhadap Sopir Truk yang Terhimpit

bayf7af.jpg Tim SAR Banyuwangi saat Lakukan Evakuasi Terhadap Sopir Truk yang Terhimpit dalam Kecelakaan (Foto: Basarnas/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Tim SAR Banyuwangi melakukan upaya evakuasi terhadap sopir truk yang terjepit di dalam kabin usai kecelakaan lalu lintas maut di Jalan Raya Kabat, Kabupaten Banyuwangi Kamis (22/01/2026). Proses evakuasi dilakukan dengan peralatan khusus karena posisi korban terhimpit kabin akibat benturan keras.


Kecelakaan tersebut melibatkan truk pengangkut besi, truk pengangkut pasir, dan mobil Xenia. Akibat tabrakan, kabin truk ringsek parah sehingga sopir terjebak dan tidak dapat dievakuasi secara manual.


Menindaklanjuti laporan kejadian, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banyuwangi, I Made Oka Astawa langsung mengerahkan Tim Rescue ke lokasi. Tim SAR tiba di tempat kejadian pada pukul 14.42 WIB dan segera melakukan asesmen serta persiapan evakuasi.


“Posisi korban terjepit cukup parah di kabin sopir, sehingga kami menggunakan peralatan ekstrikasi untuk membuka bagian kendaraan yang terhimpit,” kata I Made Oka Astawa.


Menurutnya, proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena kondisi kabin truk mengalami kerusakan berat akibat benturan. Tim SAR harus bekerja ekstra hati-hati untuk memastikan keselamatan personel sekaligus mempercepat proses penyelamatan.


“Tim bekerja dengan mengutamakan keselamatan dan ketelitian. Kondisi kendaraan yang ringsek menjadi tantangan dalam proses ekstrikasi korban,” jelasnya.


Setelah dilakukan upaya evakuasi intensif, korban akhirnya berhasil dikeluarkan dari kabin truk pada pukul 16.25 WIB. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia (MD) di lokasi kejadian dan selanjutnya dievakuasi ke RSUD Blambangan Banyuwangi. Korban inisial S (62) warga Jalan Trunojoyo Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi


Dengan selesainya proses evakuasi, operasi SAR resmi ditutup pada pukul 16.35 WIB. Seluruh unsur yang terlibat, mulai dari Tim Rescue Kansar Banyuwangi, Polri, TNI, BPBD, Damkar, relawan ambulans, hingga masyarakat, dikembalikan ke kesatuan mfasing-masing.


“Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi seluruh unsur yang terlibat dalam penanganan evakuasi ini,” pungkas I Made Oka Astawa. (ep)