Pembukaan Pasar Murah di KKMP Tukangkayu Banyuwangi Dihadiri Forkopimda (Foto: Silvi/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tukangkayu bersama Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan pasar murah di area sekitar KKMP Tukangkayu, Jalan Kepiting, Banyuwangi, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Kabupaten Banyuwangi dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat.
Acara tersebut dibuka oleh Kapolresta Banyuwangi, Rofiq Ripto Himawan, dan dihadiri jajaran Forkopimda, perwakilan Kejaksaan Negeri, serta pimpinan cabang Bulog serta Ketua KKMP Tukangkayu Imam Maskun. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim secara simbolis.
Kapolresta Banyuwangi, Rofiq Ripto Himawan, menyampaikan bahwa kegiatan pasar murah menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat.

“Semoga ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk menjamin ketersediaan sembilan bahan pokok. Kalau ada yang kurang, kami siap hadir membersamai,” ujarnya.
Dandim 0825 Banyuwangi, Triyadi Indrawijaya, menyebut kegiatan pasar murah dan koperasi menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan melalui kerja sama berbagai pihak.
“Koperasi dan pasar murah ini adalah wujud semangat gotong royong. Kami selaku aparat teritorial siap bekerja sama dan membantu pemerintah daerah demi kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat,” kata Triyadi.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Banyuwangi, Nanin Oktaviantie, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi lintas sektor untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Beberapa komoditas yang disediakan antara lain beras SPHP seharga Rp54.000 per 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, serta telur ayam yang dijual di bawah harga pasar.
Salah satu warga Tukangkayu, Rahma, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah tersebut.
“Alhamdulillah senang sekali. Tadi beli beras, telur, gula, minyak, cabai, dan tepung terigu. Selisih harganya sekitar seribu sampai dua ribu rupiah dibandingkan pasar,” ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan peninjauan stan pasar murah oleh para pejabat yang hadir untuk memastikan distribusi bahan pangan berjalan sesuai sasaran bagi masyarakat. (ep)

