Hujan Ekstrem Picu Longsor di Kalibaru Banyuwangi, Jalan Amblas dan Air Bersih Warga Terputus

1abiub.jpg Petugas Mengecek Longsor di Wilayah Kalibaru, Banyuwangi (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Hujan deras yang mengguyur wilayah Banyuwangi sejak Sabtu (21/03/2026) memicu bencana di Kecamatan Kalibaru. Sebuah plengsengan di Dusun Corah Leduk, Desa Banyuanyar, amblas sedalam 10 meter pada Sabtu dini hari sekitar pukul 00.00 WIB, saat warga tengah terlelap.


Plengsengan sepanjang kurang lebih 12 meter itu diduga tidak mampu menahan beban tanah yang jenuh air akibat hujan berintensitas tinggi sepanjang hari. Akibatnya, badan jalan di atasnya ikut terdampak dan akses kendaraan roda empat terputus total.


"Lokasi di RT 03 RW 04 Dusun Corah Leduk. Panjang plengsengan sekitar 12 meter dengan kedalaman mencapai 10 meter," ujar Agen Informasi Bencana BPBD Banyuwangi, Ismanto, Minggu (22/03/2026).


Tak hanya memutus akses jalan, longsoran tanah juga berdampak pada jaringan air bersih warga. Pipa saluran air ikut terputus sehingga distribusi air terganggu.


"Dampaknya, saluran air bersih putus. Ada empat dusun dan 14 RT yang saat ini mengalami kekurangan air bersih," tambahnya.


Untuk sementara, akses di lokasi kejadian dibatasi. Kendaraan roda dua dan pejalan kaki masih diperbolehkan melintas dengan kehati-hatian, sementara kendaraan roda empat dilarang melintas dan dialihkan ke jalur alternatif guna menghindari risiko longsor susulan.


Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banyuwangi telah turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. Koordinasi dengan pihak terkait juga terus dilakukan, terutama untuk percepatan perbaikan infrastruktur dan pemulihan saluran air bersih yang menjadi kebutuhan utama warga.


Warga di sekitar lokasi diimbau tetap waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem di wilayah dataran tinggi Banyuwangi masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. (ep)