
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Jenazah Mr. X yang ditemukan mengambang di pantai dekat Pos Keamanan Laut Terpadu (Kamladu), Dusun Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi akhirnya dimakamkan, Senin (10/02/2025). Sampai korban dimakamkan, belum ada pihak keluarga yang mendatangi RSUD Blambangan.
"Karena lebih waktu, maka hari ini jenazah dimakamkan oleh pihak rumah sakit sebagai Mr X (mayat tidak dikenal)," kata Kapolsek Muncar AKP Mujiono.
Sejatinya upaya identifikasi serta penulusuran pindai fisik terhadap korban telah dilakukan. Akan tetapi, masih kata Mujiono, tak ditemukan catatan ataupun riwayat yang menunjukkan darimana korban berasal.
"Upaya indentifikasi baik administrasi maupun scanner fisik tidak ditemukan alamat korban," terangnya.
Mujiono mengungkap pihaknya sudah melakukan upaya memperluas informasi baik melalui media cetak, elektronik, maupun radio. Menyebarkan informasi ciri-ciri Mr X ke khalayak luas.
Ciri-ciri jasad Mr X itu memiliki kulit sawo matang, berusia sekitar 65 tahun, mengenakan kaos berwarna kuning kombinasi hitam dan celana training warna hitam. Dengan harapan mempermudah orang mengenali korban.
"Korban juga memakai celana panjang hitam dengan variasi garis warna merah putih pada bagian samping," tambah Mujiono.
Akan tetapi hingga batas waktu yang telah ditentukan pihak rumah sakit tak ada satupun warga yang mendatangi RSUD Blambangan.
"Namun sampai batas waktu yang ditentukan pihak rumah sakit, tidak ada warga yang mengaku kehilangan keluarganya sepeti ciri-ciri yang sudah kita sebarkan," cetus Mujiono.
Sebelum dimakamkan, jenazah Mr X sempat dititipkan di ruang pemulasaraan jenazah RSUD Blambangan. Sembari menanti adanya pihak yang mengaku kehilangan salah satu keluarganya dengan ciri-ciri tersebut.
Mayat berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi tengkurap tersangkut tali kapal nelayan, Kamis (06/2/2025). Mr X pertama kali ditemukan oleh nelayan setempat sekitar pukul 09.10 WIB di tepi pantai dekat Pos Kamladu.
Ketika pertama kali ditemukan, tubuh Mr X tersangkut tali perahu nelayan setempat saat sedang sandar. Posisi penemuan mayat berjarak 7 meter dari bibir pantai. (ep)