Pemkab Banyuwangi Terjunkan Nakes Layani Warga Pascabanjir Muncar, Fokus Lansia dan Balita

Untitled_design4.png Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Jajaran saat Tinjau Banjir di Wilayah Muncar (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menerjunkan tenaga kesehatan (nakes) pascabanjir yang melanda wilayah Kecamatan Muncar. Nakes dikerahkan untuk memberikan layanan kesehatan langsung kepada warga terdampak, terutama lansia dan balita yang rentan mengalami gangguan kesehatan.


Tenaga medis dari puskesmas setempat melakukan pemeriksaan kesehatan, mulai dari pengecekan kondisi umum hingga skrining cepat untuk mendeteksi keluhan pascabanjir, seperti infeksi kulit, gangguan pernapasan, dan penyakit kronis yang berpotensi kambuh.


Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan akses layanan kesehatan. Hal itu disampaikannya saat meninjau langsung lokasi banjir di Dusun/Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, Selasa (16/12/2025).


“Layanan kesehatan kami pastikan berjalan. Lansia dan balita menjadi prioritas, termasuk warga yang memiliki riwayat penyakit,” kata Ipuk.


Ipuk menyebut, sejumlah lansia telah mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan skrining awal dari nakes yang ditugaskan di lapangan. Pemkab juga memastikan ketersediaan obat-obatan dasar untuk kebutuhan warga terdampak.


Selain meninjau layanan kesehatan, Ipuk turut menyalurkan bantuan sembako secara langsung kepada warga terdampak banjir guna meringankan beban kebutuhan harian.


Dalam kesempatan itu, Ipuk juga menginstruksikan tenaga kesehatan untuk melakukan pendampingan intensif terhadap lansia yang memiliki riwayat penyakit kronis, agar kondisi kesehatan mereka tetap terpantau selama masa pemulihan pascabanjir.


“Pendampingan harus dilakukan secara berkelanjutan, terutama bagi lansia dengan penyakit kronis agar tidak terjadi komplikasi,” tegasnya.


Pemkab Banyuwangi menegaskan penanganan pascabanjir tidak hanya fokus pada pemulihan lingkungan, tetapi juga pada perlindungan kesehatan warga, terutama kelompok rentan di wilayah terdampak. (ep)