Perdana di Jatim, ORADO Banyuwangi Gelar Kejurcab Olahraga Domino

IMG_0645.PNG Kerjucab Olahraga Domino Perdana di Banyuwangi (Foto: Riqi/BWI24Jam)

 BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Olahraga domino atau yang selama ini dikenal luas sebagai gaple, kini memasuki babak baru sebagai cabang olahraga prestasi. Di bawah naungan Federasi Olahraga Domino Nasional, domino bertransformasi menjadi olahraga profesional yang memiliki regulasi dan sistem pembinaan atlet.


Momentum tersebut ditandai dengan digelarnya Kejuaraan Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Cabang (Kejurcab) perdana di Banyuwangi. Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang (Pengcab) Orado Banyuwangi itu berlangsung pada Minggu (22/02/2026) malam di Hedon Resto & Cafe.


Kejurcab ini mempertandingkan dua kategori, yakni pelajar dan umum, dengan total hadiah sebesar Rp 5 juta. Setiap tim terdiri dari tiga orang, yakni dua pemain inti dan satu cadangan.


Hadir dalam ajang tersebut, di antaranya Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi Alfin Kurniawan, Ketua KONI Banyuwangi Khairullah, serta Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Orado Jawa Timur Mahenda Abdillah Kamil.


Ketua Pengcab Orado Banyuwangi Dede Abdul Ghany mengatakan, ORADO kini menjadi wadah pembinaan atlet untuk meraih prestasi sekaligus membawa nama daerah di tingkat nasional.


“Hari ini kita coba perbaiki image yang dulunya permainan domino ini identik dengan hal mungkin kurang positif. Tapi hari ini regulasi sudah ditetapkan, federasi sudah disahkan, kita lahirkan atlet-atlet baru,” kata Dede.


Ia mengungkapkan, antusiasme peserta cukup tinggi. Dari kuota awal yang disiapkan untuk 15 tim, jumlah pendaftar meningkat hingga 29 tim yang akhirnya bertanding.


Ke depan, Pengcab Orado Banyuwangi berencana mendistribusikan perangkat permainan ORADO ke seluruh kecamatan di Banyuwangi sebagai bagian dari upaya sosialisasi dan pembinaan.


“InsyaAllah pertengahan tahun ini di tiap-tiap warung kopi, kafe kita beri alat minimal satu untuk mengenalkan cabang olahraga ini,” ungkapnya.


Ketua Pengprov Orado Jawa Timur Mahenda Abdillah Kamil menyebut kepengurusan ORADO telah terbentuk di 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur dan dideklarasikan pada awal Januari 2026. Ia juga menyampaikan bahwa ORADO Jawa Timur akan menggelar Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) pada awal April 2026 sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ORADO Indonesia.


“Dan ini buat kita sebuah kebanggaan karena Banyuwangi menggelar Kejurcab yang pertama di Jawa Timur,” ujar Mahenda.


Sementara itu, Ketua KONI Banyuwangi Khairullah menyatakan dukungannya terhadap hadirnya cabang olahraga baru di daerah tersebut.


“Dengan hadirnya cabor orado olahraga domino ini, menambah jumlah cabor sehingga sekarang di KONI Banyuwangi ada 52 cabor,” terangnya.


Meski dengan suasana hujan, semangat para peserta tidak surut. Mereka datang dari berbagai wilayah di Banyuwangi dengan latar belakang yang beragam untuk ambil bagian dalam kejuaraan perdana tersebut. (rq)