Truk Logistik Padati Dermaga Bulusan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Antrean panjang kendaraan logistik masih terjadi di jalur menuju Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Jumat (22/05/2026). Untuk mempercepat penguraian kemacetan, pihak ASDP Ketapang-Gilimanuk mengoptimalkan operasional sebanyak 28 armada kapal di lintasan Selat Bali.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean truk logistik mengular hingga sekitar enam kilometer. Deretan kendaraan besar tampak memenuhi jalur nasional mulai dari kawasan Pelabuhan Ketapang hingga area wisata Grand Watu Dodol (GWD), Kecamatan Wongsorejo.
Selain di badan jalan, kepadatan juga terlihat di area kantong parkir Dermaga Bulusan yang dipenuhi truk-truk pengangkut logistik tujuan Pulau Bali. Banyak sopir mengaku telah mengantre sejak Kamis malam untuk mendapatkan giliran masuk kapal.
General Manager ASDP Ketapang-Gilimanuk, Arief Eko, mengatakan seluruh armada yang tersedia saat ini telah dioperasikan secara maksimal guna mempercepat layanan penyeberangan dan mengurai kepadatan kendaraan.
“Seluruh armada yang tersedia kami operasikan maksimal. Saat ini ada 28 kapal aktif yang melayani penyeberangan di Selat Bali,” ujar Arief.
Menurutnya, antrean kendaraan terjadi akibat cuaca buruk yang melanda perairan Selat Bali selama beberapa hari terakhir. Angin kencang dan gelombang tinggi membuat sejumlah kapal mengalami keterlambatan saat proses sandar dan bongkar muat.
Kondisi tersebut menimbulkan efek domino berupa penumpukan kendaraan logistik di area pelabuhan maupun jalur menuju Ketapang.
“Cuaca buruk menyebabkan beberapa kapal delay saat sandar sehingga ritme bongkar muat menjadi lebih lambat dibanding kondisi normal,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi antrean semakin panjang, petugas pelabuhan juga melakukan pengaturan arus kendaraan menuju area kantong parkir agar antrean tetap tertib dan tidak mengganggu jalur utama Banyuwangi-Situbondo.
Salah seorang sopir truk logistik, Mahmudin, mengaku memahami kondisi cuaca yang menyebabkan antrean panjang. Meski demikian, ia berharap penyeberangan segera kembali normal agar distribusi barang tidak terlambat.
“Sudah antre dari semalam. Semoga cepat terurai supaya pengiriman barang tidak terlalu lama,” katanya.
Hingga Jumat sore, antrean kendaraan logistik masih terlihat padat. Namun pihak ASDP optimistis kondisi perlahan akan membaik seiring cuaca di Selat Bali mulai lebih bersahabat dan operasional kapal berjalan normal kembali. (ep)

