Petasan Diduga Picu Kebakaran Kios Loak Motor di Kampung Ujung Banyuwangi

1ssduu.jpg Kebakaran Kios Loak Motor di Lingkungan Kampung Ujung, Banyuwangi (Foto: Damkarmat/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Sebuah kios loak motor di Jalan Ikan Ampala, Lingkungan Kampung Ujung, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi, terbakar pada Rabu (11/03/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu percikan petasan yang masuk ke dalam kios.


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi Edy Supriyono mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 18.46 WIB.


“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi dan tiba sekitar satu menit kemudian karena jaraknya sangat dekat dari pos pemadam,” kata Edy.


Menurutnya, petugas segera melakukan penanganan dengan menggelar peralatan pemadam serta mengarahkan semprotan air ke titik api.


“Petugas langsung melakukan size up di lokasi, menggelar selang dan nozzle yang terhubung dengan unit Fire Dome. Pemadaman difokuskan ke titik api agar tidak merembet ke bagian lain,” jelasnya.


Dalam proses pemadaman, petugas juga mengevakuasi sejumlah barang dari dalam kios, termasuk kendaraan dan peralatan loak motor.


“Petugas juga mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam kios seperti sepeda motor dan peralatan lainnya untuk mencegah api semakin meluas,” ujarnya.


Api akhirnya berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat.


“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.54 WIB, kemudian petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa,” tambah Edy.


Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, sebelum kebakaran terjadi seorang warga sempat melihat beberapa anak bermain petasan di sekitar tempat kejadian.


“Dari keterangan warga, sebelumnya ada anak-anak yang bermain petasan di sekitar lokasi. Diduga percikan api dari petasan masuk melalui celah kios dan mengenai jok motor yang berbahan spon sehingga memicu kebakaran,” terang Edy.


Saat kejadian kios dalam kondisi tertutup dan tidak ada aktivitas di dalamnya. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.


“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materi diperkirakan sekitar sembilan juta rupiah,” pungkasnya. (ep)