Pohon Sono Tumbang Tutup Jalan Genteng–Jember, Evakuasi Berlangsung Dua Jam

3eval.jpg Evakuasi Pohon Tumbang di Wilayah Kecamatan Genteng, Banyuwangi (Foto: Damkarmat/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Sebuah pohon sono berukuran besar tumbang dan menutup akses utama penghubung Banyuwangi–Jember di Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan Gereja Kristus Efrata, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Rabu (21/01/2026) dini hari.


Koordinator Damkarmat Genteng, Sutikno, mengatakan pohon yang tumbang memiliki tinggi sekitar 10 hingga 15 meter dengan diameter batang mencapai kurang lebih satu meter. Besarnya ukuran pohon menjadi kendala utama dalam proses penanganan di lapangan.


“Pohonnya cukup besar, tingginya sekitar 10 sampai 15 meter dengan diameter hampir satu meter. Itu yang membuat proses evakuasi membutuhkan waktu lebih lama,” kata Sutikno usai evakuasi.


Menurut Sutikno, proses evakuasi mulai dilakukan sekitar pukul 06.00 WIB dan baru bisa diselesaikan sekitar pukul 08.00 WIB. Selama penanganan berlangsung, arus lalu lintas terpaksa ditutup demi keselamatan pengguna jalan.


“Evakuasi kami mulai pukul enam pagi dan selesai sekitar pukul delapan. Selama proses berlangsung, jalur penghubung Banyuwangi–Jember kami tutup sementara,” ujarnya.


"Pengguna jalan bisa mengunakan jalur sebelah dan jalan alternatif," imbuhnya.


Ia menambahkan, sejak Rabu dini hari wilayah Genteng dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas cukup tinggi disertai angin kencang. Kondisi cuaca tersebut diduga menjadi penyebab tumbangnya pohon sono di Dusun Krajan, Desa Genteng Kulon.


“Sejak dini hari hujan disertai angin kencang. Kondisi itu yang menyebabkan pohon tidak kuat dan akhirnya tumbang,” jelas Sutikno.


Sutikno mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat melintas di jalur utama, terutama ketika hujan deras dan angin kencang masih berpotensi terjadi.


“Kami mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati, mengurangi kecepatan, dan sebisa mungkin menghindari berteduh di bawah pohon besar saat cuaca ekstrem,” imbaunya.


Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Setelah pohon berhasil dievakuasi dan badan jalan dibersihkan, arus lalu lintas di Jalan Gajah Mada kembali normal dan dapat dilalui kendaraan. (ep)