Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan KH Imam Bahri Genteng (Foto: Eko/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Pohon trembesi dan gembelina roboh hingga menutup Jalan KH Imam Bahri, tepatnya di Dusun Jenisari, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Tumbangnya pohon diduga dipicu angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
Akibat kejadian itu arus lalu lintas di jalur tersebut sempat ditutup total selama proses evakuasi berlangsung. Petugas gabungan dari BPBD Banyuwangi, Damkar, TNI–Polri serta relawan dikerahkan untuk mengevakuasi material pohon yang menutup badan jalan.
Koordinator Damkarmat Sektor Genteng, Sutikno, mengatakan pohon yang tumbang memiliki ukuran cukup besar sehingga menutup seluruh badan jalan.
“Pohon yang tumbang jenis trembesi dan gembelina dengan diameter sekitar 30 sentimeter dan tinggi kurang lebih 15 meter. Karena menutup total badan jalan, arus lalu lintas kami hentikan sementara saat proses evakuasi berlangsung,” kata Sutikno saat evakuasi berlangsung.
Ia menjelaskan proses penanganan dilakukan menggunakan gergaji mesin. Batang pohon dipotong menjadi beberapa bagian agar lebih mudah dipindahkan dari badan jalan.
“Evakuasi dilakukan dengan cara memotong batang pohon menjadi beberapa bagian menggunakan gergaji mesin. Setelah dipotong-potong, material kemudian dipinggirkan agar jalur bisa kembali dilalui kendaraan,” ujarnya.
Selain menutup akses jalan, tumbangnya pohon juga sempat menimpa sejumlah kendaraan rongsok yang berada di pinggir jalan serta kabel jaringan telepon di sekitarnya.
“Selain menutup jalan, dahan pohon juga mengenai kabel jaringan telepon dan beberapa kendaraan rongsok yang berada di depan lokasi,” tambahnya.
Proses evakuasi berlangsung sekitar 45 menit. Setelah seluruh material pohon berhasil dipindahkan dari badan jalan, arus lalu lintas kembali dibuka dan kendaraan bisa melintas normal.
Sementara itu, peristiwa pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di depan Hotel Sahid Mahatta, wilayah Kecamatan Genteng. Petugas juga melakukan penanganan untuk memastikan jalur tetap aman dilalui masyarakat.(ep)

