Pria Diduga Gangguan Jiwa Bakar Sofa, Rumah Kontrakan di Genteng Banyuwangi Terbakar

1auin.jpg Petugas Damkar Padamkan Api di Rumah yang Terbakar di Desa Kembiritan (Foto: Damkarmat/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Sebuah rumah kontrakan di wilayah Kecamatan Genteng, Banyuwangi, terbakar, Jumat (14/08/2026). Kebakaran diduga bermula dari sofa di teras bangunan yang dibakar oleh seorang pria yang disebut mengalami gangguan jiwa.


Bangunan tersebut sebelumnya merupakan bekas bengkel mobil dan kini terbagi menjadi dua bagian yang digunakan sebagai tempat tinggal kontrakan. Salah satu bagian bangunan dalam kondisi kosong, namun terasnya diketahui kerap digunakan seorang pria untuk tidur.


Koordinator Damkar Genteng, Sutikno, mengatakan berdasarkan laporan dan hasil asesmen awal di lokasi, kebakaran diduga bermula saat pria tersebut membakar sofa yang berada di teras bangunan.


"Berdasarkan informasi dan keterangan yang kami himpun di lokasi, kebakaran diduga bermula saat seorang pria yang disebut mengalami gangguan jiwa membakar sofa di teras rumah kontrakan. Api kemudian diduga merambat ke bagian atap dan menjalar ke bangunan di sebelahnya," kata Sutikno.


Saat api mulai membesar, bagian bangunan lainnya diketahui ditempati Peni (54) bersama cucunya, Alzha (6). Peni yang berada di dalam rumah menyadari adanya kebakaran setelah api mencapai bagian atap.


"Peni kemudian menyelamatkan diri bersama cucunya sambil meminta pertolongan. Teriakan tersebut didengar warga sekitar yang kemudian datang dan melakukan upaya pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya," ujar Sutikno.


Warga selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada Call Center Damkarmat Banyuwangi. Petugas Damkarmat Sektor Genteng kemudian menuju lokasi untuk melakukan penanganan.


Petugas melakukan pengamatan awal sebelum menggelar selang berukuran 1,5 inci dengan satu unit nozzle yang terhubung ke mobil pemadam. Penyemprotan difokuskan pada bagian utara untuk memutus penjalaran api, kemudian dilanjutkan ke bagian dalam bangunan.


Setelah kobaran api berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan atau overhaul. Penyisiran dilakukan pada seluruh area terdampak untuk memastikan tidak ada bara maupun titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.


"Setelah api padam, tim melakukan pendinginan secara menyeluruh dan memeriksa area sekitar untuk memastikan tidak ada sumber panas maupun potensi penyalaan kembali," jelas Sutikno.


Dalam laporan tersebut, Damkarmat juga mencatat bangunan yang terbakar merupakan bekas bengkel mobil yang telah dibagi menjadi dua bagian sebagai tempat tinggal kontrakan. Salah satu bagian kosong dan diketahui kerap digunakan untuk tidur.


Berdasarkan asesmen awal, penyebab kebakaran masih berupa dugaan, yakni pembakaran sofa di teras yang kemudian memicu penjalaran api ke bagian atap bangunan.


Beruntung, Peni dan cucunya berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa tersebut.


Sutikno menegaskan petugas juga melakukan pemeriksaan di sekitar lokasi serta mengumpulkan keterangan warga untuk mengetahui rangkaian kejadian dan dugaan sumber api. (ep)