Rumah Warga Kajarharjo Banyuwangi Terbakar, Diduga Akibat Korsleting

1ay.jpg Petugas Menunjukkan Rumah yang Terbakar di Desa Kajarharjo (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Sebuah rumah milik Suyono (60) di Dusun Krajan, Desa Kajarharjo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, terbakar. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.


Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (11/08/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan sebagian bangunan rumah mengalami kerusakan.


Anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kalibaru, Mad Sholeh, mengatakan informasi kebakaran diterima dari Kepala Dusun Krajan, Basri. Petugas kemudian melakukan penanganan bersama sejumlah unsur terkait.


"Informasi yang kami terima, terjadi kebakaran rumah milik Suyono di Dusun Krajan, Desa Kajarharjo. Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut," kata Mad Sholeh.


Api mengakibatkan sebagian atap rumah terbakar. Bagian atap dapur dan plafon rumah juga dilaporkan habis dilalap api.


"Kerusakan yang terjadi meliputi sebagian atap rumah serta atap dapur dan plafon yang habis terbakar. Untuk kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp15 juta," ujarnya.


Pasca kebakaran, personel PB-BPBD Kecamatan Kalibaru bersama TRC-PB BPBD, Satpol PP Kecamatan Kalibaru, staf Kecamatan Kalibaru, Pemerintah Desa Kajarharjo dan warga setempat bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran.


"Upaya yang dilakukan setelah kejadian adalah membantu membersihkan puing-puing sisa atap rumah yang terbakar. Penanganan dilakukan bersama unsur kecamatan, pemerintah desa dan warga setempat," jelas Mad.


Sejumlah unsur yang terlibat dalam penanganan di lokasi antara lain PB-BPBD Kecamatan Kalibaru, Satpol PP Kecamatan Kalibaru, staf Kecamatan Kalibaru, Kepala Desa Kajarharjo, Kepala Dusun Krajan dan staf Desa Kajarharjo.


Beruntung, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Kerugian akibat kerusakan bangunan dan bagian rumah lainnya ditaksir mencapai sekitar Rp15 juta.


Mad mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang disebabkan masalah kelistrikan.


"Kalau ada kabel atau instalasi listrik yang sudah rusak, sebaiknya segera diperbaiki. Masyarakat juga perlu memastikan penggunaan listrik di rumah tetap aman untuk mencegah terjadinya korsleting yang bisa memicu kebakaran," pungkasnya. (ep)