Atap Rumah Warga Tegalsari Disapu Angin Puting Beliung (Foto: Eko/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi – Angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, Rabu (4/3/2026) sore menjelang berbuka puasa. Sedikitnya 39 rumah dilaporkan terdampak, dengan kerusakan didominasi bagian atap yang beterbangan hingga bangunan tertimpa pohon tumbang.
Wilayah terparah berada di Dusun Tugurejo, Desa Tegalrejo. Di lokasi ini, total 36 rumah mengalami kerusakan, masing-masing 19 rumah di RT 01 RW 02 dan 17 rumah di RT 04 RW 04. Sementara di Dusun Sumberjati, Desa Dasri, tercatat tiga rumah ikut terdampak.
Salah satu warga Tugurejo, Muhammad Affan (24), mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB dan berlangsung sangat cepat.
“Kejadiannya sekitar jam lima sore. Awalnya hujan deras, lalu tiba-tiba anginnya kencang sekali. Tidak lama langsung banyak atap beterbangan,” ujar Affan, Kamis (05/3/2026).
Ia mengaku sempat panik ketika pohon melinjo di samping rumahnya roboh dan menghantam bagian bangunan. "Saya langsung keluar rumah bersama bapak, ibu, dan adik untuk menyelamatkan diri ke halaman. Pohon melinjo di samping rumah hampir mengenai bangunan,” katanya.
Tak hanya keluarganya, sejumlah warga lain yang rumahnya berdekatan juga berhamburan keluar untuk menghindari reruntuhan dan material yang beterbangan.
Camat Tegalsari, Nanang Edy Mursidi, menyebut total dua desa terdampak dalam kejadian tersebut. “Data sementara ada 36 rumah di Dusun Tugurejo, Desa Tegalrejo dan tiga rumah di Dusun Sumberjati Desa Dasri,” jelasnya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Alhamdulillah tidak sampai menimbulkan korban jiwa meskipun kondisi rumah yang terdampak lumayan parah,” ujarnya.
Selain merusak rumah warga, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di sepanjang Jalan KH Hasyim Ashari arah KUA. Jalur tersebut sempat lumpuh karena tertutup batang dan ranting pohon sebelum akhirnya dievakuasi oleh Tim Gabungan dari BPBD dan Damkar.
“Saat ini tengah dilakukan upaya evakuasi pohon tumbang oleh BPBD bersama warga secara gotong royong terutama yang menimpa rumah warga,” tambah Nanang.
Tak hanya bangunan, jaringan listrik dan internet kampung di sejumlah titik juga terdampak. Petugas PLN terlihat melakukan perbaikan agar aliran listrik segera normal kembali.
Hingga Kamis siang warga bersama aparat masih melakukan pembersihan material dan pendataan kerusakan akibat terjangan angin puting beliung tersebut. (ep)

