Saat Petugas Damkar Banyuwangi Curhat Evakuasi Sapi dan Monyet Dihadapan Siswa

damkar_genteng_banyuwangi_bersama_siswa_sekolah_2025.jpg Irfan Muklisin Mempraktekkan Penggunaan Selang Air Pemadam kepada Siswa MI (Foto: Eko/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID Banyuwangi - Curhat pengalaman bertugas berhasil menarik puluhan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) belajar soal pemadam kebakaran. Metode curhat itu berhasil menghidupkan rasa penasaran puluhan siswa saat studi ilmu di Mako Damkarmat Sektor Genteng, Selasa (18/02/2025).


Itu yang dilakukan Irfan Muklisin, Anggota Damkarmat Sektor Genteng, Banyuwangi saat memberikan ilmu kepada puluhan siswa. Tak hanya menjelaskan kinerja alat pemadam dan kegunaan mobil tangki, ia bercerita gamblang soal pengalaman evakuasi sapi dan monyet.


Puluhan murid MI Mutiara Imam Asy-Syafii Genteng dengan seksama mendengarkan cerita itu. Bak cerita dongeng sebelum tidur, Irfan sukses menghipnotis siswa lewat kisah nyatanya ketika bertugas.


"Dulu kami pernah menyelamatkan sapi yang tercebur dalam sumur. Sapi itu gak asal diangkat tapi ditarik dengan tali kerek. Sapinya gemuk sekali sampai gak bisa gerak dalam sumur," petikan narasi singkat dari Irfan.


"Ada lagi monyet yang masuk ke rumah warga yang juga berhasil dievakuasi. Caranya, dipancing pakai monyet cewek," sambung cerita itu.


Cerita Irfan disambut tepuk tangan. Tak sedikit dari siswa yang heran. Kok bisa, pemadam yang dikenal memadamkan kebakaran justru mengevakuasi sapi dan monyet.


"Karena masih awam sehingga kami jelaskan tugas pokok regu pemadam selain memadamkan api," cetus Irfan.


Selama menerangkan, siswa aktif mencatat apa yang diterangkan oleh Irfan. Tak sedikit dari mereka bertanya karena terpantik rasa penasaran.


Irfan turut menjabarkan semua orang bisa jadi agen informasi kebakaran. Tak terkecuali siswa sendiri. Untuk itu ia meminta siswa mencatat narahubung 112 milik Damkar Banyuwangi.


"Minimal mereka ingat call center kami dan bisa menyampaikan kepada orang tuanya," imbuhnya.


Muhammad Rayan Alhalifi (10), salah satu siswa mengaku senang bisa melihat mobil pemadam dari jarak dekat. Ia juga berkesempatan melakukan semprot air dipandu petugas.


"Baru pertama pegang selang pemadam lalu keluar airnya seperti di YouTube," kata dia.


Selain semprot air, Rayan dan teman-temannya turut diberikan ilmu cara menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Selama ini pengetahuan itu sebatas pada buku yang dipelajarinya di sekolah.


"Tadi juga dikasih tau bagaimana caranya menggunakan semprotan pemadam," ungkap Rayan. (ep)