Kondisi Pemakaman Umum di Desa Tegalsari Usai Terendam Banjir (Foto: Eko/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Tegalsari, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi, terendam banjir akibat luapan Sungai Panduman, Selasa (17/02/2026) kemarin. Genangan air bahkan mencapai setinggi batu nisan dan merendam sebagian area makam.
Banjir terjadi sejak Selasa sore dan masih menggenangi lokasi hingga tengah malam. Kondisi ini membuat warga kesulitan melakukan ziarah kubur, terlebih menjelang bulan Ramadan di mana biasanya peziarah mulai ramai mendatangi makam keluarga.
Nur Kholis (55), warga Dusun Krajan 1, mengatakan air datang cukup cepat dan langsung merendam area pemakaman.
“Air menggenangi makam sejak sore. Sampai tengah malam masih belum surut,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (18/2/2026).
Menurut Nur, ia tidak bisa memastikan berapa jumlah makam yang terendam karena kondisi gelap dan area makam yang padat. Namun, terdapat enam makam yang ambles akibat tergerus air karena posisinya berdekatan.
Air mulai berangsur surut pada Rabu pagi. Setelah itu, warga bersama juru kunci makam, bhabinkamtibmas, babinsa, serta perangkat desa bergotong royong membersihkan area TPU dari sisa lumpur dan sampah yang terbawa banjir.
Meski sempat merendam makam, Nur memastikan tidak ada jenazah maupun nisan yang hanyut terbawa arus.
“Tidak ada jenazah atau nisan yang terbawa. Hanya bunga tabur yang hanyut, karena sebelum banjir memang banyak peziarah datang jelang Ramadan,” jelasnya.
Banjir di TPU Tegalsari ini diduga dipicu luapan Sungai Panduman yang lokasinya tak jauh dari area pemakaman. Menurut Nur Kholis, selain kondisi sungai yang menyempit luapan air turut dipicu oleh genangan sampah. (ep)

