Korban Pendaki Asal Jember saat Ditangani Petugas Basarnas Banyuwangi (Foto: Kantor SAR Banyuwangi/BWI24JAm)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Seorang pendaki asal Jember dilaporkan tergelincir di jalur curam Gunung Rante, Kecamatan Licin, Banyuwangi, Selasa (17/02/2026). Tim SAR gabungan gerak cepat (gercep) melakukan evakuasi dari ketinggian sekitar 2.100 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Korban berinisial AS (20), warga Sukowono, Jember, mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan turun. Medan yang licin menyebabkan korban terpeleset hingga posisi kaki kirinya tertekuk dan tertimpa beban tubuh. Akibatnya, korban mengalami dislokasi lutut, pergeseran tempurung, serta pembengkakan hebat.
Mendapat laporan kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Satgas Rante, Basarnas, Damkarmat Banyuwangi, Polsek Licin, BPBD Banyuwangi, serta unsur relawan langsung menuju lokasi di atas Pos 2. Saat ditemukan, korban dalam kondisi menggigil akibat suhu dingin pegunungan.
Petugas memberikan penanganan awal dengan melakukan pemeriksaan kondisi fisik dan membungkus korban menggunakan thermal blanket guna mencegah hipotermia. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati menggunakan tandu geser mengingat jalur pendakian yang curam dan licin.
Setelah melalui proses evakuasi yang cukup menantang, korban berhasil dibawa turun sekitar pukul 17.22 WIB dan langsung dipindahkan ke ambulans yang telah bersiaga di kaki gunung. Selanjutnya korban dilarikan ke RSUD Blambangan Banyuwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kantor SAR) Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengimbau para pendaki agar selalu mengutamakan keselamatan.
“Kami mengimbau kepada para pendaki agar selalu mengutamakan keselamatan, mempersiapkan fisik dan perlengkapan dengan baik sebelum melakukan pendakian,” kata Oka.
Pihak berwenang juga mengingatkan bahwa jalur Gunung Rante, khususnya di atas Pos 2, memiliki karakteristik medan yang menantang sehingga memerlukan kewaspadaan dan persiapan yang matang. (rq)

