Trafik Bandara Banyuwangi Naik Jelang Lebaran, Pergerakan Pesawat Melonjak 160 Persen

1auiuok.jpg Kedatangan Penumpang Pesawat di Bandara Banyuwangi (Foto: Riqi/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Banyuwangi mengalami peningkatan signifikan menjelang arus mudik Lebaran 2026. Berdasarkan data periode H-7 hingga H-4, jumlah pergerakan pesawat dan penumpang sama-sama mengalami lonjakan dibanding tahun sebelumnya.


Selama empat hari tersebut, tercatat sebanyak 26 pergerakan pesawat yang melayani penerbangan. Angka ini meningkat tajam dibanding periode yang sama pada 2025 yang hanya mencapai 10 pergerakan pesawat.


“Terjadi peningkatan cukup signifikan pada periode angkutan Lebaran tahun ini. Untuk pergerakan pesawat, naik hingga 160 persen dibanding tahun lalu,” kata General Manager Bandara Internasional Banyuwangi, Holik Muardi, Selasa (17/03/2026).


Tak hanya itu, jumlah penumpang juga mengalami kenaikan. Pada periode H-7 hingga H-4 Lebaran 2026, tercatat sebanyak 1.615 penumpang, naik dari tahun sebelumnya yang mencapai 1.093 penumpang atau meningkat sekitar 48 persen.


“Begitu juga dengan jumlah penumpang yang meningkat sekitar 48 persen. Ini menunjukkan minat masyarakat menggunakan transportasi udara semakin tinggi,” tambah Holik.


Saat ini, penerbangan reguler di Bandara Banyuwangi dilayani oleh dua maskapai, yakni Super Air Jet dan Wings Air yang beroperasi setiap hari.


“Untuk penerbangan berjadwal, saat ini dilayani oleh Super Air Jet dan Wings Air. Selain itu juga ada penerbangan charter, namun sifatnya tidak tetap karena berdasarkan permintaan,” ujarnya.


Selama periode angkutan Lebaran ini, juga tercatat adanya dua penerbangan charter yang datang dan berangkat dari Bandara Banyuwangi.


Sementara itu, tingkat keterisian kursi penumpang (load factor) selama periode H-7 hingga H-4 mencapai 81 persen.


“Load factor penumpang mencapai 81 persen. Ini menandakan okupansi kursi cukup baik selama periode awal angkutan Lebaran,” jelas Holik.


Pihak bandara pun terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran operasional menjelang puncak arus mudik.


“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh stakeholder untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, terutama menjelang puncak arus mudik,” pungkasnya. (ep)