KAI Daop 9 Jember Buka Suara Terkait Viral Lokomotif KA Probowangi Keluarkan Api di Kalibaru

20260404_113144.jpg Tangkapan Layar Kereta Api di Kalibaru yang Keluarkan Percikan Api (Foto: Tiktok/dywa2129)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember memberikan penjelasan resmi terkait video viral yang memperlihatkan percikan api pada bagian bawah lokomotif KA Probowangi. Pihak KAI menegaskan bahwa insiden tersebut merupakan murni kendala teknis dan bukan disebabkan oleh korsleting atau kebakaran mesin.


Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi di petak jalan antara Stasiun Kalibaru dan Mrawan pada Minggu (30/3) malam. Lokasi tersebut memang dikenal memiliki tantangan tersendiri bagi operasional kereta api.


Cahyo secara tegas meluruskan spekulasi yang berkembang di media sosial. Menurutnya, api yang terlihat bukan berasal dari dalam mesin lokomotif, melainkan hasil gesekan eksternal.


"Perlu kami sampaikan bahwa percikan yang terlihat pada video tersebut bukanlah api akibat kebakaran, melainkan efek gesekan roda dengan rel saat proses penanganan slip. Hal tersebut merupakan fenomena teknis yang dapat terjadi dan telah berhasil ditangani oleh awak sarana sesuai prosedur," terang Cahyo saat memberikan klarifikasi, Sabtu (4/4/2026).


Ia menambahkan bahwa kondisi cuaca saat kejadian menjadi pemicu utama terjadinya kegagalan traksi pada lokomotif CC 201 92 01 tersebut. 


"Pada saat itu, KA Probowangi mengalami slip roda yang diduga dipicu oleh kondisi rel yang basah akibat gerimis. Saat roda kehilangan daya cengkeram, terjadi putaran kencang tanpa pergerakan efektif, yang kemudian menimbulkan percikan api di setiap roda lokomotif karena gesekan intens," ungkapnya.


Meskipun situasi terlihat mengkhawatirkan dalam video, Cahyo memastikan bahwa masinis dan asisten masinis yang bertugas sudah sangat terlatih menghadapi kondisi "medan berat" di jalur Banyuwangi.


“Menanggapi kondisi tersebut, masinis dan asisten masinis dengan sigap melakukan langkah taktis pelayanan guna mengoptimalkan daya gesek antara roda kereta dengan rel. Upaya tersebut berhasil, sehingga kereta api dapat kembali melaju dengan aman dan mencapai kecepatan normal,” jelasnya lebih lanjut.


Penanganan cepat tersebut memastikan tidak ada gangguan jadwal yang berarti dan seluruh penumpang tetap dalam kondisi aman. Cahyo menekankan bahwa keselamatan operasional adalah harga mati bagi KAI.


“KAI Daop 9 Jember memastikan bahwa keselamatan dan keamanan penumpang selalu menjadi prioritas utama. Meskipun terdapat kendala teknis di lapangan, seluruh jajaran operasional telah menjalankan prosedur dengan cepat dan tepat sehingga perjalanan tetap dapat dilanjutkan,” ujarnya.


Sebagai penutup, Cahyo menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memantau titik-titik jalur yang rawan kendala serupa, terutama saat cuaca buruk.


“Kami terus berupaya menghadirkan layanan transportasi yang tidak hanya aman, tetapi juga nyaman bagi seluruh pelanggan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya. (ep)