Upaya Bundir Warga Gambiran dengan Memanjat Tower Digagalkan Damkarmat Banyuwangi

20250212_095946.jpg Petugas Damkarmat Banyuwangi Sektor Bangorejo Menggagalkan Upaya Bundir di Tower (Foto: Damkarmat Banyuwangi/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.


Aksi percobaan bunuh diri dengan memanjat menara BTS (Base Transceiver Station), di Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, berhasil digagalkan regu pemadam. Korban merupakan pria asal dusun setempat yang diduga mengalami depresi.


Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi Yopi Bayu Irawan mengatakan laporan kejadian masuk pada Selasa (11/02/2025) sekitar pukul 23.32 WIB. Berdasar keterangan yang diterima, korban diduga mengalami depresi.


"Percobaan bunuh diri, korban berhasil diselamatkan. Korban berasal dari desa Wringinagung yang diduga mengalami depresi," kata Yoppi, Rabu (12/02/2025).


Dijelaskan Yopi, laporan adanya percobaan bunuh diri disampaikan oleh kakak korban. Diterima laporan bahwasannga adik korban naik ke pemancar seluler tak jauh dari rumahnya.


"Pelapor melaporkan bahwa adiknya naik di atas tower diduga akan melakukan bunuh diri karena dipresi," jelasnya.


Yopi menambahkan pihaknya menerjunkan tim dari Mako Damkarmat dan Sektor Bangorejo. Ada 7 personil yang diterjunkan dalam proses evakuasi korban.


"Tim Sektor Bangorejo dan Mako menindaklanjuti laporan tersebut dan menuju ke lokasi kejadian dengan mengerahkan 7 personil. Waktu penanganan dilakukan pada pukul 01.04 WIB atau Rabu diniharinya," terangnya.


Setibanya di lokasi, Regu Damkarmat tiba di lokasi melakukan kordinasi dengan keluarga korban, TNI, Polsek, PLN, Telkom Dan Ambulans. Setelahnya, lanjut Yopi, dua personil naik ke pemancar setinggi 50 meter.


"Dua personil melakukan penanganan dengan menggunakan peralatan safety untuk menaiki tower dengan ketinggian 50 meter," kata Yopi.


"Satu personil rescue Damkarmat melakukan upaya negosiasi serta membujuk korban untuk turun dari tower. Dan satu personil lainnya memasangkan body harnes beserta tali karmantel untuk mengunci tubuh korban agar tidak terjatuh," imbuhnya.


Adapun proses evakuasi memakan waktu sekitar 1,5 jam. Korban berhasil diselamatkan dan telah diantar kembali ke keluarganya.


"Tim rescue Damkarmat langsung membawa turun korban kebawah dan langsung memasukan ke dalam mobil rescue. Selanjutnya korban di bawa ke keluarganya," pungkasnya. (ep)