Usai Rentetan Kecelakaan Maut, Polisi Intensifkan Pencegahan di Perempatan Buk Putih Banyuwangi

1bukputih.jpg Polisi Intensifkan Pencegahan Kecelakaan di Jalur Buk Putih Banyuwangi (Foto: Polsek Siliragung/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Rentetan kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa dalam beberapa hari terakhir di kawasan Bok Putih, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, membuat polisi meningkatkan upaya pencegahan. Personel Polsek Siliragung diterjunkan ke Jalan Raya Siliragung, tepatnya di Perempatan Buk Putih, untuk mengatur arus lalu lintas sekaligus mengingatkan pengendara agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur tersebut.


Langkah preventif ini dilakukan setelah kawasan Buk Putih kembali memakan korban jiwa. Pada Kamis (09/07/2026), seorang pengendara motor asal Pesanggaran meninggal dunia usai kehilangan kendali saat melintasi tikungan Bok Putih dan menabrak pohon. Polisi menyebut kecelakaan tersebut dipicu faktor human error akibat pengendara melaju dengan kecepatan tinggi saat memasuki tikungan. 


Kapolsek Siliragung AKP Heru Slamet Hariyanto mengatakan, meningkatnya angka kecelakaan dalam waktu yang berdekatan menjadi perhatian serius. Karena itu, pihaknya mengambil langkah cepat dengan meningkatkan kehadiran personel di lapangan.


"Dalam beberapa waktu terakhir telah terjadi beberapa kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia di kawasan Bok Putih. Kondisi ini menjadi perhatian kami sehingga dilakukan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terulang," kata Heru.


Menurutnya, personel tidak hanya melakukan pengaturan arus lalu lintas, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada pengguna jalan mengenai pentingnya keselamatan berkendara, terutama saat melintasi persimpangan maupun tikungan yang memiliki tingkat risiko cukup tinggi.


"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengurangi kecepatan saat mendekati persimpangan maupun tikungan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tidak melakukan manuver yang berisiko, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama," ujarnya.


Heru menambahkan, sebagian besar kecelakaan lalu lintas dipicu oleh kelalaian pengendara. Karena itu, kesadaran masyarakat menjadi faktor penting untuk menekan angka kecelakaan.


"Kami berharap masyarakat lebih disiplin dalam berlalu lintas. Jangan memaksakan mendahului kendaraan di lokasi yang berbahaya, jangan berkendara dengan kecepatan tinggi, dan selalu gunakan perlengkapan keselamatan. Kehati-hatian sekecil apa pun bisa menyelamatkan nyawa," tegasnya.


Selain menempatkan personel di titik rawan, Polsek Siliragung juga akan terus melakukan pemantauan dan sosialisasi kepada masyarakat sebagai upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kawasan Perempatan dan Tikungan Buk Putih yang dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan di Banyuwangi. (ep)