Warga Perumahan Adimas Sobo Regency Pasang Banner Penolakan Pembangunan TPS3R (Foto: Riqi/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Penolakan warga Perumahan Adimas Sobo Regency, Banyuwangi, terhadap rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Sobo terus berlanjut. Warga menyuarakan keberatan mereka atas rencana tersebut yang dinilai berpotensi menimbulkan dampak bagi lingkungan permukiman.
Pada Jumat (30/01/2026) sore, warga memasang sejumlah banner penolakan di sekitar kawasan perumahan. Dalam banner tersebut, warga menyampaikan alasan penolakan, salah satunya karena keberadaan TPS3R di dekat permukiman dinilai dapat berdampak terhadap lingkungan dan kesehatan warga.
Salah satu warga, Nurdian Setiawan, menyampaikan bahwa warga secara tegas menolak rencana pembangunan TPS3R tersebut.
"Dampaknya luas, masalah kesehatan, polusi udara polusi air, apalagi kalau kita banjir adanya sampah, semakin nambah masalah, bukannya solusi, malah nambah masalah," ujar Setiawan.

Selain kekhawatiran terhadap dampak lingkungan, warga juga menilai keberadaan TPS3R berpotensi memengaruhi nilai properti di kawasan perumahan.
Penolakan juga disuarakan oleh para ibu rumah tangga yang menyatakan kekhawatiran terhadap kesehatan anak-anak dan keluarga mereka. Salah satu warga, Holidah, menyampaikan penolakannya secara tegas.
"Kami takut terjadi dampak-dampak negatif, seperti anak-anak kami sakit, banjir akan semakin banjir, bau menyengat, dan masih banyak lagi, yang jelas dengan tegas kami menolak," cetus Holidah.
Penolakan tersebut diikuti sorakan warga lain dengan teriakan, "Menolak, tolak!"
Warga lainnya, Nia, juga menyampaikan kekhawatirannya terkait dampak kesehatan yang mungkin timbul apabila TPS3R dibangun di sekitar permukiman.

"Siapa yang tanggung jawab kalau kita sakit, kalau anak-anak kita sakit, kita gak bisa menghirup udara segar di pagi hari, siapa yang tanggung jawab?" pinta Nia.
Sementara itu, Anita, warga lainnya, menyoroti kondisi lingkungan sekitar yang banyak dihuni anak-anak dan lanjut usia.
"Kok gak dipikir sebelum bertindak kan ini sudah ada pemukiman," ucap Anita.
Ratusan warga juga kompak menandatangani surat penolakan rencana pembangunan TPS3R tersebut.
Sebelumnya diberitakan, rencana pembangunan TPS3R Sobo akan dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banyuwangi bekerja sama dengan PT SYSTEMIQ Lestari Indonesia. TPS3R tersebut direncanakan berdiri di atas lahan aset Pemerintah Kabupaten Banyuwangi seluas 18.200 meter persegi di Kelurahan Sobo.
TPS3R Sobo direncanakan mengelola sampah se-Kecamatan Banyuwangi dengan kapasitas maksimal mencapai 50 ton per hari. (rq)

