Ayah Siswi MI di Kalibaru Banyuwangi Rutin Sambangi Makam Anaknya Berkirim Doa

makam_siswi_korban_di_kalibaru_banyuwangi_2025.jpg Ayah Siswi MI di Kalibaru Korban Dugaan Rudapaksa-Pembunuhan Sambangi Makam Anaknya (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Pilu masih dirasakan DN (35) ayah siswi madrasah ibtidaiyah (MI) korban dugaan pembunuhan dan rudapaksa asal Kalibaru, Banyuwangi. Rutin ia mengunjungi makam putri tercintanya itu dan memanjatkan doa bersama anak sulungnya.


Mawar merah dan bunga kantil serta kenanga ditaburkan diatas pekuburan anaknya tersebut. Rasa kangen akan putri tercintanya itu terus membekas. Disitu ia bersama sang putra sulungnya menyapa sekaligus mendoakan CNA (7).


"Setiap kamis kami selalu ke makam untuk berdoa dan menyapa CN. Mengobati rindu dan mendoakan semoga dia tenang disana," ungkap DN, Sabtu (18/01/2025).


Selain CN, putra sulungnya ikut menunduk layu. Bersama sang ayah ia tak pernah absen menyambangi makam adik tercintanya tersebut. 


Menurut DN, bukan hanya dimakam, putra sulungnya tersebut tak putus berdoa setiap hari untuk CN. 


"Keluarga terus berupaya mencari informasi dan tidak putus-putusnya selalu berdoa kepada Tuhan agar tabir ini cepat terungkap," kata DN. 


Ia mengaku tak tahu pasti penyebab lambannya pengungkapan tersangka pembunuhan putrinya. Menanti keadilan, hanya itu yang kini mereka sekeluarga lakukan. 


"Kepolisian menyampaikan sangat berhati-hati untuk menangani kasus ini, karena jangan sampai terjadi salah tangkap," tambahnya. 


Tak pernah berhenti berharap, itu yang DN tegaskan. Sampai kapanpun, ia akan menuntut keadilan dan menanti agar pelaku terungkap dengan sejelas jelasnya. 


"Sampai detik ini kami sebagai keluarga tetap berupaya agar pihak kpolisian segera cepat bisa menyelesaikan kasus ini dengan cepat, tepat dan akurat," tegas DN. 


Di hadapan gundukan makam yang basah oleh hujan, DN kembali meminta kepada Presiden Prabowo dan Kapolri jenderal Listyo Sigit untuk memberikan atensi pada pengungkapan kasus putrinya. 


"Sekali lagi saya meminta untuk Bapak Presiden dan kapolri mohon untuk kasus ini di jadikan perhatian, untuk di tindak Lanjuti," tutupnya. (ep)