Diduga Kurang Istirahat, Mobil Tabrak Teras Rumah di Genteng Banyuwangi

1ssuy.jpg Kondisi Mobil yang Ringsek Bagian Depan Setelah Menabrak Tiang Listrik di Depan Rumah Warga (Foto: Polsek Genteng/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Sebuah mobil mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak teras rumah warga di wilayah Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Senin (09/03/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di pertigaan jalan masuk Dusun Maron, RT 08/RW 02, Desa Genteng Kulon.


Kendaraan yang terlibat adalah mobil Honda BR-V warna putih bernomor polisi P-1494-YH yang dikemudikan oleh BS, seorang karyawan swasta asal Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar.


Kapolsek Genteng Kompol Edy Priswanto menjelaskan kecelakaan bermula saat kendaraan melaju dari arah utara menuju selatan.


“Menurut keterangan saksi di lokasi, mobil melaju dari arah utara ke selatan. Diduga karena pengemudi kurang istirahat sehingga kendaraan oleng ke kiri dan menabrak teras rumah warga,” ujar Kompol Edy.


Dalam kejadian tersebut, mobil menabrak bagian depan teras rumah milik warga hingga menyebabkan kerusakan pada kendaraan. Selain itu, sebuah tiang listrik di sekitar lokasi juga dilaporkan ikut bengkok akibat benturan.

Meski demikian, pengemudi mobil dilaporkan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka.


Kerusakan paling parah terjadi pada bagian depan kendaraan. Kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp40 juta.

Petugas dari Unit Lalu Lintas Polsek Genteng yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.


Polisi kemudian melakukan serangkaian langkah penanganan, mulai dari membantu proses evakuasi kendaraan, mencatat keterangan saksi, hingga mendata kerusakan yang terjadi di lokasi.


Kapolsek juga mengimbau para pengendara agar memastikan kondisi tubuh tetap fit sebelum berkendara, terutama saat melakukan perjalanan jauh.


“Kami mengimbau pengendara agar memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima dan tidak mengemudi saat kelelahan agar kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (ep)