Banyuwangi International Yacht Club Hadir dengan Manajemen Baru, Siap Dongkrak Pariwisata

yacht_club_banyuwangi2025.jpg Banyuwangi International Yacht Club (BIYC) di Pantai Boom Marina (Foto: Bima/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Banyuwangi International Yacht Club (BIYC) yang berlokasi di kawasan eksklusif Pantai Boom Marina kini hadir dengan kepemimpinan baru.


Setelah melewati dinamika internal yang cukup panjang, klub yang menjadi surga bagi pecinta kapal pesiar ini resmi dikelola oleh Misnati SH alias Ce Nana sebagai Direktur dan Merdan Wiryanto SH, M.Kn sebagai Komisaris.


Perubahan ini merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa yang diinisiasi oleh dua pemegang saham utama, Lizza Lundin dan John Ivar Allan Lundin.


Kuasa hukum mereka, Moch. Zaeni, S.H., M.H., menegaskan bahwa keputusan ini telah sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku dan telah disahkan dalam akta notaris tertanggal 10 Januari 2025 oleh Kementerian Hukum dan HAM.


"Direkturnya sekarang berganti Misnati, SH dan Komisaris Merdan Wiryanto, SH, M.Kn, pergantiannya sejak tanggal 21 Januari 2025, dan perlu diingat perubahan struktur manajemen yang baru ini sudah sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," tegas Zaeni, pada Sabtu (01/02/2025).


Sejak diresmikan pada tahun 2019, BIYC telah menjadi salah satu daya tarik utama wisata bahari di Banyuwangi. Dengan fasilitas kelas dunia, klub ini menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.


Berbagai event internasional, seperti "Sail to Indonesia 2024", pernah dihelat di lokasi ini, menjadikannya sebagai salah satu destinasi premium di ujung timur Jawa.


Dalam kepemimpinan yang baru, Ce Nana memastikan bahwa BIYC akan semakin berkembang dengan menghadirkan berbagai inovasi baru dan layanan wisata maritim yang lebih lengkap.


"Kami berkomitmen dengan manajemen baru ini dapat meningkatkan revenue, perbaikan manajemen, yang sudah berjalan bagus diteruskan, yang kurang bagus akan diperbaiki," ujar Ce Nana.


Dengan berbagai inovasi dan peningkatan layanan, BIYC diharapkan tidak hanya menjadi tempat berlabuh bagi kapal-kapal pesiar mewah, tetapi juga ikon wisata bahari dan kuliner yang membanggakan Banyuwangi di mata dunia. (rq)