Banyuwangi International Yacht Club (BIYC) di Kawasan Pantai Boom Marina (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Banyuwangi International Yacht Club (BIYC) mengumumkan memasuki fase pertumbuhan baru yang ditandai dengan penguatan operasional, pembaruan konsep kuliner, serta terbukanya peluang investasi strategis di sektor maritim Banyuwangi.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers pada Minggu (29/03/2026). Manajemen BIYC menyebut, langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Yacht Club sebagai destinasi unggulan di kawasan BOOM Marina.
Salah satu pembaruan yang dilakukan adalah peluncuran menu baru di bawah kepemimpinan chef terbaru. Inovasi ini menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan daya tarik kuliner di tepi pantai. Seiring dengan itu, BIYC melaporkan adanya peningkatan kinerja, dengan omzet yang kini mencapai sekitar 20 persen di atas rata-rata periode manajemen sebelumnya.
“Kami berbicara Yacht Club bergerak maju, karena peluang baru sedang muncul, dan karena Banyuwangi layak mendapatkan investasi, lapangan kerja, dan industri maritim yang dibangun di atas transparansi, kredibilitas, dan kepercayaan,” ujar Donna Avriel mewakili Direktur BIYC Andrew Fadeev.

Tak hanya fokus pada operasional harian, BIYC juga tengah membidik peluang strategis jangka panjang. Pada Mei 2026 mendatang, di sela forum diskusi Rusia–Indonesia di Kazan, direncanakan akan dipresentasikan proposal investasi besar terkait pengembangan BOOM Marina, termasuk potensi pembangunan galangan kapal kerja sama Rusia–Indonesia di Banyuwangi.
Rencana tersebut mencakup pengembangan industri maritim, pembukaan lapangan kerja baru, hingga peluang penguatan jalur transportasi laut, termasuk rute feri antarwilayah. BIYC juga menyatakan tengah berkoordinasi dengan Pelindo untuk menjajaki realisasi proyek tersebut.
Manajemen BIYC menilai, peluang investasi ini dapat menjadi pendorong signifikan bagi pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Banyuwangi sebagai salah satu pusat maritim di kawasan timur Indonesia.
Dalam kesempatan itu, BIYC juga menegaskan komitmennya untuk menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, dan praktik bisnis yang bertanggung jawab sebagai fondasi dalam setiap pengembangan ke depan. (rq)

