Keramaian Pengunjung Kuliner Senja Agrowisata Tamansuruh (AWT) Banyuwangi (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Kuliner Senja yang digelar komunitas UMKM Kumbara di Agrowisata Tamansuruh (AWT), Banyuwangi mencatatkan capaian kunjungan yang signifikan. Selama tiga hari pelaksanaan, 1 hingga 3 Mei 2026, total 8.037 pengunjung hadir memadati kawasan tersebut.
Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Glagah, pengelola wisata, serta panitia dan anggota komunitas. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan sesuai dengan rencana.
Camat Glagah, Ali Imron, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan dampaknya terhadap kawasan wisata.
“Dahulu kawasan ini sempat kurang aktif, namun berkat acara ini Agrowisata Tamansuruh kembali hidup. Manfaatnya pun langsung dirasakan oleh masyarakat sekitar untuk mendukung perekonomian warga,” ujar Ali.
Selama kegiatan berlangsung, suasana semakin semarak dengan penampilan musisi dan penyanyi lokal Banyuwangi, serta pertunjukan grup band binaan Studio 3 Banyuwangi yang menghibur para pengunjung.
Ketua Komunitas UMKM Kumbara, Febrianto, mengungkapkan tingginya minat masyarakat yang datang sejak awal acara dibuka.
“Sejak dibuka pukul 15.00 WIB, pengunjung langsung berdatangan membludak. Bahkan voucher belanja senilai Rp5.000 yang disediakan habis terbagi hanya dalam waktu satu jam. Jumlah kunjungan ini melebihi harapan kami dan menjadi bukti bahwa produk lokal memiliki daya tarik tersendiri,” kata Febrianto.
Sebanyak 65 pelaku UMKM terlibat dalam kegiatan tersebut dengan menghadirkan beragam produk, mulai dari kuliner khas daerah, olahan tradisional, hingga produk inovatif dan jasa layanan. Salah satunya Omah Sehat Musgiyantoro yang menyediakan layanan terapi seperti pijat, refleksi, hingga bekam.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena memberikan dampak baik bagi perkembangan usaha kami,” harapnya.
Pelaku UMKM lainnya, Regina, juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan produk sekaligus meningkatkan pendapatan.
“Acara ini menjadi kesempatan berharga untuk memperkenalkan produk sekaligus menambah penghasilan. Mari kita jaga bersama kebersihan kawasan ini agar tetap indah dan nyaman dikunjungi kapan saja,” ajaknya.
Kepala Desa Tamansuruh, Teguh Eko Rahadi, menegaskan bahwa keberadaan kegiatan seperti ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
“Pemerintah desa akan terus mendukung setiap kegiatan positif yang bertujuan memajukan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Pihak pengelola wisata berharap kegiatan serupa dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai upaya mendorong sektor pariwisata sekaligus mempromosikan potensi daerah. (*)

