Peragaan Manasik Haji Anak-anak PAUD dan TK Se-Kecamatan Glagah, Banyuwangi (Foto: Riqi/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Mengusung tema “Manasik Haji, Meningkatkan Semangat Berhaji Sejak Dini”, HIMPAUDI dan IGTKI Kecamatan Glagah, Banyuwangi menggelar kegiatan peragaan manasik haji untuk anak usia dini di Lapangan Pinang Glagah, Sabtu (16/05/2026) pagi.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 700 siswa PAUD dan TK dari berbagai lembaga pendidikan di bawah naungan HIMPAUDI dan IGTKI Glagah. Dalam pelaksanaannya, panitia berkolaborasi bersama PT Berkah Kubah Hijau, biro travel umrah dan haji, dengan membagi peserta ke dalam 10 kloter.
Anak-anak tampak antusias mengikuti simulasi berbagai rangkaian ibadah haji mulai dari niat, tawaf, minum air "zam-zam", sai, wukuf di Arafah, tahalul lempar jumrah hingga penyembelihan hewan kurban.
Ketua Panitia, Ainur Rohmah, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan proses ibadah haji kepada anak-anak sejak usia dini melalui metode pembelajaran yang menyenangkan.

“Mengenalkan ke anak-anak bahwa proses haji seperti ini dan manasik ini begitu menyenangkan, sehingga anak-anak ingin beribadah haji,” ujar Rohmah.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar siswa baru juga dapat merasakan pengalaman belajar praktik ibadah haji secara langsung.
“Kami tidak menyangka ternyata propertinya selengkap ini, se-Wah ini, hampir menyerupai realnya, bagus, pembimbingnya juga telaten dan sabar,” imbuhnya.
Ketua IGTKI Kecamatan Glagah, Suciati, menyampaikan kegiatan tersebut juga menjadi bagian dalam menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

“Alhamdulillah Kubah Hijau sudah memfasilitasi kami mulai dari materi, kemudian muthawifnya (pembimbingnya) bagus,” ujar Suciati.
Sementara itu, perwakilan PT Berkah Kubah Hijau, Alvina, mengatakan kegiatan manasik haji dirancang agar mudah dipahami dan aman untuk anak-anak.
“Kita bagi menjadi 10 kloter, pembelajarannya mulai dari niat, tawaf, sai, wukuf di Arafah, lempar jumrah sampai menyembelih hewan kurban juga,” kata Alvina.
Untuk menjaga keamanan peserta, simulasi lempar jumrah menggunakan bola kecil sebagai pengganti batu.
“Lempar jumrah aman, batu kecilnya kita ganti pakai dengan bola sehingga aman,” tambah Hanny.
Program edukasi manasik haji tersebut ditawarkan dengan biaya bervariasi mulai Rp10 ribu hingga Rp50 ribu lengkap dengan fasilitas properti, pembimbing, serta bingkisan oleh-oleh haji.
Bagi sekolah SD, SMP, SMA sederajat maupun instansi yang ingin mengadakan praktik ibadah haji atau umrah, PT Berkah Kubah Hijau dapat dihubungi melalui nomor 0851-8510-2199, Instagram @kubah.hijau, maupun TikTok @kubahhijaubwi (*Adv)

