Flyer atau Poster yang Tersebar di WhatsApp (Foto: Istimewa)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Masyarakat Banyuwangi sempat dihebohkan dengan beredarnya informasi di media sosial terutama di WhatsApp dalam bentuk flyer/poster terkait seekor harimau yang disebut-sebut lepas dari kawasan Taman Nasional (TN) Alas Purwo. Kabar tersebut memicu kekhawatiran warga, terutama yang tinggal di sekitar kawasan hutan.
Namun, Balai Taman Nasional Alas Purwo memastikan informasi tersebut tidak benar alias hoaks. Pihak pengelola taman nasional meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai TN Alas Purwo, Ibu Noviyani Utami menegaskan, hingga saat ini tidak ada laporan maupun temuan terkait satwa harimau yang keluar dari habitatnya atau berkeliaran di wilayah permukiman warga.
"Informasi yang beredar itu tidak benar atau hoaks. Sampai saat ini tidak ada kejadian harimau lepas ataupun masuk ke kawasan permukiman warga," tegasnya, Jumat (05/06/2026).
Menurutnya, lokasi keberadaan satwa liar di TN Alas Purwo berada jauh di dalam kawasan hutan yang cukup luas dan jauh dari pemukiman penduduk. Selain itu, karakter satwa liar seperti harimau justru cenderung menghindari keberadaan manusia.
"Satwa liar, termasuk harimau, pada dasarnya lebih takut dan menghindari manusia. Habitatnya berada jauh di dalam kawasan hutan, bukan di sekitar perkampungan warga," jelas Novi.
Balai TN Alas Purwo juga terus melakukan pemantauan terhadap keberadaan satwa liar di kawasan konservasi tersebut. Hingga saat ini aktivitas satwa masih terpantau normal dan tidak ditemukan indikasi adanya satwa yang keluar dari habitat alaminya.
Munculnya isu harimau lepas diduga berasal dari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan kemudian menyebar luas melalui media sosial serta aplikasi percakapan.
Pihak TN Alas Purwo mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan satwa liar dan keamanan lingkungan.
"Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi. Apabila menerima informasi seperti ini, sebaiknya dicek terlebih dahulu kebenarannya kepada pihak yang berwenang," kata Novi.
Balai TN Alas Purwo juga meminta warga tetap tenang dan tidak panik menyikapi isu yang beredar. Masyarakat diharapkan tidak ikut menyebarluaskan informasi yang belum jelas sumbernya karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
"Kami pastikan kondisi di kawasan TN Alas Purwo aman dan tidak ada kejadian harimau lepas seperti yang ramai diperbincangkan. Masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap beraktivitas seperti biasa," pungkasnya. (ep)

