Cek Fakta Fren: Video Viral Sejoli di Pantai Ketapang Bukan Terjadi di Banyuwangi

1menyesatkan.jpg Tangkapan Layar Video dan Narasi yang Diunggah Akun Instagram jawatimurinfo (Foto: BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Sebuah akun Instagram @jawatimurinfo mengunggah video pada Rabu (25/03/2026) yang menampilkan rekaman amatir di pinggir pantai berbatu. Video tersebut disertai narasi “Asik ‘Push Up’ di Pinggir Pantai, Sepasang Sejoli di Ketapang Viral” serta keterangan bahwa beredar video pasangan kekasih yang diduga melakukan aksi tidak pantas di bebatuan Pantai Ketapang.


Unggahan tersebut tidak mencantumkan lokasi detail. Kondisi ini memunculkan beragam spekulasi di kalangan warganet. Sebagian mengaitkan lokasi kejadian dengan Ketapang di Banyuwangi, Jawa Timur, sementara lainnya menduga berada di Gili Ketapang, Probolinggo.


Hingga Minggu (29/03/2026), video berdurasi 22 detik itu telah ditonton lebih dari 211 ribu kali, disukai 3.132 akun, memperoleh 360 komentar, dan dibagikan ulang sebanyak 3.336 kali.


BWI24Jam kemudian melakukan verifikasi terhadap konten tersebut melalui analisis visual serta penelusuran menggunakan fitur pencarian gambar terbalik Google. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa video tersebut tidak direkam di Banyuwangi maupun wilayah Jawa Timur.


Pencocokan visual dengan citra pada Google Maps memperlihatkan kesesuaian karakteristik lokasi, yakni bibir pantai berbatu, dengan kawasan Pantai Ketapang di Provinsi Lampung.


Selain itu, berdasarkan penelusuran sumber melalui intrend.id, video tersebut telah mulai beredar sejak sekitar 23 Maret 2026. Salah satu unggahan awal ditemukan di akun Instagram Seputar Lampung pada Selasa, 24 Maret 2026, yang menyebutkan bahwa peristiwa dalam video terjadi di Pantai Ketapang, Lampung Selatan.


Dengan demikian, klaim yang menyebutkan bahwa video tersebut terjadi di Ketapang, Banyuwangi atau wilayah Jawa Timur tidak sesuai dengan hasil verifikasi. Konten yang beredar tersebut tidak mencantumkan lokasi sebenarnya sehingga berpotensi menyesatkan.


Jadi kesimpulannya, video yang diunggah akun IG @/jawatimurinfo adalah menyesatkan dan berpotensi hoaks. (rq)