Tangkapan Layar Rekaman CCTV Kecelakaan di Jalan Raya Nasional, Desa Kembiritan, Kec. Genteng (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Nasional Banyuwangi-Jember, tepatnya di depan toko pertanian Dusun Krajan II, Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Rabu (10/06/2026) sekitar pukul 16.10 WIB. Seorang perempuan pengendara motor meninggal dunia setelah terlibat tabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan lalu terlindas truk tronton.
Korban meninggal diketahui berinisial AFR (32), warga Desa Gambiran, Kecamatan Gambiran. Sementara pengendara motor lainnya, NAM (23), mahasiswi asal Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan di RSUD Genteng.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfian mengatakan kecelakaan bermula saat AFR mengendarai Honda Vario putih bernopol P-6229-XN melaju dari arah barat ke timur.
Di depannya melaju sebuah truk tronton Isuzu Giga bernopol B-9699-PEU yang dikemudikan NMA (44), warga Pasuruan. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju Honda Vario hitam bernopol P-3239-QBG yang dikendarai NAM.
"Diduga pengendara Honda Vario putih berusaha mendahului kendaraan truk yang berada di depannya. Namun saat melakukan manuver mendahului, pengendara tidak memperhitungkan jarak aman dengan kendaraan dari arah berlawanan sehingga terjadi tabrakan frontal dengan sepeda motor yang datang dari timur," kata Ipda Tri Pepri Alfian.
Benturan keras membuat kedua pengendara motor terjatuh. Nahas bagi AFR, tubuhnya terlempar ke sisi kiri jalan dan masuk ke jalur truk yang sedang melaju.
"Akibat benturan tersebut, pengendara Honda Vario putih terjatuh ke sisi kiri dan terlindas roda truk. Korban mengalami luka berat pada bagian kepala, perut, serta patah tulang terbuka pada kaki dan meninggal dunia di lokasi kejadian," ujarnya.
Sementara itu, pengendara Honda Vario hitam mengalami luka robek pada gusi dan luka di telapak tangan kanan. Korban langsung dievakuasi ke RSUD Genteng untuk mendapatkan perawatan medis.
Petugas Satlantas Polresta Banyuwangi yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Ipda Tri Pepri mengimbau para pengendara agar selalu berhati-hati saat mendahului kendaraan lain, terutama di jalur nasional dengan arus lalu lintas yang padat.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi jalan aman dan memiliki ruang yang cukup saat mendahului kendaraan lain. Kesalahan dalam memperhitungkan jarak dan kecepatan dapat berakibat fatal seperti kejadian ini," tegasnya.
Hingga kini, Satlantas Polresta Banyuwangi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kecelakaan yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia tersebut. (ep)

