Digembleng 14 Hari, Calon Paskibraka Genteng Matangkan Persiapan Jelang HUT Ke-81 RI

1aayufy.jpg Latihan Paskibraka Menjelang HUT Ke-81 RI di Kecamatan Genteng, Kabupaten Banyuwangi (Foto: Eko/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Suara aba-aba pelatih berpadu dengan hentakan langkah para pelajar mewarnai Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Puluhan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kecamatan Genteng mulai menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan menyambut Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang.


Peserta yang berasal dari berbagai sekolah menengah di Kecamatan Genteng itu menjalani latihan intensif selama 14 hari, mulai 28 Juli hingga 17 Agustus 2026. Setiap hari mereka berlatih selama empat jam, mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB, dengan jeda istirahat sebelum kembali melanjutkan materi yang telah dijadwalkan.


Pelatih Paskibraka Kecamatan Genteng, Koptu Wawan, mengatakan materi awal difokuskan pada penguasaan Peraturan Baris Berbaris (PBB) sebagai pondasi utama sebelum peserta memasuki latihan formasi pengibaran bendera.


"Pada tahap awal kami fokus pada PBB dasar. Materi ini kami berikan kepada seluruh siswa calon Paskibraka sebagai bekal utama sebelum masuk ke tahapan latihan berikutnya," ujar Koptu Wawan, Minggu (01/8/2026).


Setelah seluruh peserta menguasai gerakan dasar, latihan dilanjutkan dengan pembagian formasi pasukan 17, 8, dan 45. Masing-masing kelompok akan mendapatkan materi sesuai tugasnya saat pelaksanaan upacara pengibaran dan penurunan bendera.


"Selanjutnya latihan kami sesuaikan per bagian sesuai formasi pasukan 17, 8, dan 45. Setelah itu seluruh materi yang sudah kami rencanakan akan diberikan secara bertahap hingga mendekati hari pelaksanaan," jelasnya.


Menurut Wawan, tantangan terbesar selama masa latihan berada pada tahap awal, yakni membangun kondisi fisik para peserta agar mampu mengikuti ritme latihan yang cukup padat. Selain itu, para siswa juga harus beradaptasi dengan kondisi lapangan dan mampu mengikuti setiap instruksi pelatih secara disiplin.


"Kesulitan di awal biasanya terkait kondisi fisik karena para siswa masih dalam tahap penyesuaian. Selain itu mereka juga harus membiasakan diri dengan kondisi lapangan serta memahami setiap arahan dari pelatih agar gerakan seluruh pasukan bisa seragam," katanya.


Meski demikian, semangat para peserta dinilai sangat tinggi. Bahkan, jumlah pelajar yang berminat mengikuti seleksi Paskibraka tahun ini jauh lebih banyak dibandingkan kuota yang dibutuhkan.


"Antusiasme pelajar di Kecamatan Genteng sangat luar biasa. Walaupun jumlah anggota yang dibutuhkan terbatas, banyak siswa yang ingin menjadi bagian dari Paskibraka. Ini menunjukkan semangat nasionalisme mereka masih sangat tinggi," ungkap Wawan.


Melalui pemusatan latihan tersebut, para calon Paskibraka diharapkan mampu menampilkan performa terbaik saat mengemban tugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia tingkat Kecamatan Genteng. Selain kesiapan fisik dan teknik baris-berbaris, para peserta juga dibekali kedisiplinan, kekompakan, serta tanggung jawab sebagai simbol penghormatan terhadap bendera Merah Putih. (ep)