Guru di Banyuwangi Kehilangan Motor saat Buang Sampah, Satu-satunya Kendaraan untuk Mengajar

1uibij.jpg Ilustrasi AI

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Nasib kurang beruntung dialami seorang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di Banyuwangi. Sepeda motor miliknya raib diduga digondol pencuri saat ia keluar rumah untuk membuang sampah.


Peristiwa tersebut menimpa Teguh Utomo, guru di SDN Kepatihan yang tinggal di lingkungan Kelurahan Kebalenan, Kecamatan Banyuwangi. Motor jenis Honda Supra dengan nomor polisi P 2803 RR itu dilaporkan hilang pada Kamis (12/03/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.


Saat itu, Teguh hanya meninggalkan sepeda motornya beberapa saat di depan rumah ketika hendak membuang sampah. Namun ketika kembali, kendaraan yang biasa ia gunakan untuk berangkat mengajar tersebut sudah tidak berada di tempat.


“Motor itu saya gunakan setiap hari untuk berangkat mengajar. Harapan saya semoga bisa ditemukan kembali,” kata Teguh.


Merasa menjadi korban pencurian, Teguh kemudian mendatangi Polresta Banyuwangi untuk membuat laporan resmi, Jumat, 13 Maret 2026. Laporannya diterima oleh petugas, dan kasus tersebut kini ditangani oleh penyidik.


Teguh mengaku sepeda motor tersebut merupakan satu-satunya kendaraan yang ia miliki untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama untuk pergi mengajar di sekolah tempatnya bertugas.


“Motor itu satu-satunya kendaraan saya. Saya sangat berharap bisa ditemukan karena sangat penting untuk aktivitas mengajar,” ujarnya.


Meski mengalami kejadian tidak menyenangkan, Teguh mengaku bersyukur karena laporannya diterima dengan baik oleh petugas kepolisian.


“Terima kasih kepada Satreskrim Polresta Banyuwangi yang sudah menerima laporan saya. Saya berharap pelaku bisa segera ditangkap,” ucapnya.


Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan pencurian sepeda motor tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci dengan aman saat diparkir. (ep)