Bagian Depan Stasiun Kalisetail di Kecamatan Sempu, Banyuwangi (Foto: Eko/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Calon penumpang kereta api (KA) yang akan berangkat dari Stasiun Kalisetail, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, pada Sabtu (31/10/2026) diimbau datang lebih awal. Mereka disarankan sudah berada di stasiun sekitar dua jam sebelum jadwal keberangkatan untuk menghindari risiko tertinggal kereta akibat kemacetan.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul rencana gelaran pawai sound horeg di wilayah Kecamatan Sempu. Kegiatan itu diperkirakan meningkatkan volume kendaraan dan memicu kepadatan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan, termasuk akses menuju Stasiun Kalisetail.
Kepala Stasiun Kalisetail, Ibnu Afandi, mengatakan calon penumpang perlu mengantisipasi kondisi tersebut dengan mengatur waktu perjalanan. Menurutnya, kedatangan lebih awal memberikan waktu cadangan apabila terjadi hambatan di jalan.
“Kami menyarankan calon penumpang sudah tiba di stasiun sekitar dua jam sebelum jadwal keberangkatan. Ini untuk mengantisipasi kemungkinan kepadatan lalu lintas agar tidak sampai terlambat naik kereta,” ujar Ibnu.
Dia menyebut sejumlah perjalanan KA yang berangkat dari Stasiun Kalisetail pada Sabtu berpotensi terdampak kondisi lalu lintas. Salah satunya KA Pandanwangi tujuan Banyuwangi yang dijadwalkan berangkat pukul 15.43 WIB.
“Untuk KA Pandanwangi tujuan Banyuwangi, jadwal keberangkatannya pukul 15.43 WIB. Kemungkinan pada jam tersebut kondisi jalan masih relatif lengang, tetapi penumpang tetap harus memperhitungkan waktu perjalanan,” jelasnya.
Sementara itu, penumpang KA Sangkuriang tujuan Bandung yang berangkat pukul 15.50 WIB dan KA Blambangan Ekspres tujuan Jakarta pukul 16.42 WIB diminta lebih cermat mengatur waktu keberangkatan dari rumah.
Potensi kepadatan juga perlu diantisipasi oleh penumpang KA Probowangi yang berangkat pukul 18.16 WIB, KA Ijen Ekspres tujuan Malang pukul 20.35 WIB, serta KA Mutiara Timur tujuan Surabaya pukul 22.58 WIB.
Ibnu mengingatkan, calon penumpang sebaiknya tidak berangkat dengan perhitungan waktu yang terlalu mepet. Sebab, kondisi jalan saat berlangsungnya pawai bisa berubah sewaktu-waktu.
Di sisi lain, Pemerintah Desa Sempu turut menyiapkan langkah untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan, terutama bagi masyarakat yang hendak menuju stasiun.
Kepala Desa Sempu, Nanang Santoso, mengatakan pihaknya telah menyiapkan jalur alternatif agar akses menuju Stasiun Kalisetail tetap bisa dilalui calon penumpang. Panitia lapangan juga akan ditempatkan di sejumlah titik untuk membantu mengarahkan pengguna jalan.
“Kami sudah menyiapkan jalur alternatif menuju stasiun. Nantinya ada panitia yang disiagakan di perbatasan desa untuk membantu mengantar dan mengarahkan calon penumpang KA agar bisa melewati jalur alternatif tersebut,” kata Nanang.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu penumpang mencapai stasiun tepat waktu di tengah potensi peningkatan aktivitas lalu lintas selama pawai sound system berlangsung.
Dengan demikian, calon penumpang diharapkan memperhatikan jadwal keberangkatan dan memperhitungkan waktu tempuh dari rumah menuju stasiun agar perjalanan tetap lancar. (ep)

