
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Satu keluarga di Dusun Krajan, Desa/Kecamatan Gambiran, Banyuwangi dikagetkan akan kemunculan ular sanca kembang atau piton. Hewan melata itu bergelantungan di atap dan meneror pemilik rumah setelah makan sahur, Minggu (02/03/2025).
"Saat menengadah ke atas terlihat ular piton diatap bergelantungan saat menanti waktu salat subuh setelah santap sahur," kata Indra Bayu (20), pemilik rumah.
Peristiwa itu lanjut dia terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Bayu yang menyadari adanya tamu tak diundang bergelantungan di atap rumah miliknya.
Ia pun tak lantas panik. Berusaha tenang dan mencari bantuan melalui Damkarmat Banyuwangi.
"Karena tau damkar bisa melakukan evakuasi terhadap ular langsung saya kontak," tuturnya.
Ular itu cukup besar dengan panjang hampir 3 meter. Bayu tak mengetahui pasti kapan ular itu bertamu ke rumahnya.
Petugas pemadam Sektor Genteng bergerak ke TKP selepas mendapat laporan. Ada empat personil terjun menjinakkan si Piton.
"Ada empat petugas yang kami kerahkan untuk mengevakuasi ular dari rumah warga Gambiran," ujar Koordinator Damkarmat Sektor Genteng, Sutikno.
Petugas melengkapi diri dengan alat pelindung diri (APD). Digunakan alat penjepit untuk mengapit kepala ular yang jadi titik lemahnya.
Pukul 04.40 WIB proses evakuasi dijalankan. Saat akan dijinakkan ular melilit pada sela-sela atap. Kepala ular dijepit agar tak berontak.
"Posisi ulat cukup menyulitkan karena berada di atap langit dan terlihat melilit reng," kata Sutikno.
Piton sepenuhnya dapat dijinakkan selang 20 menit. Kepala piton dilakban dan dimasukkan ke dalam kotak untuk selanjutnya dievakuasi ke Mako Damkarmat Sektor Genteng. (ep)