Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Wilayah Wongsorejo, Banyuwangi (Foto: Satlantas/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Nasional Banyuwangi–Situbondo, tepatnya di sebelah utara Lapangan Bangsring, Dusun Krajan I, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Sabtu (14/03/2026) pagi. Insiden tersebut menyebabkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah sempat mengalami luka berat.
Peristiwa kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 06.50 WIB dan melibatkan satu mobil penumpang, tiga truk, serta satu sepeda motor.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfian, membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan kecelakaan beruntun itu melibatkan lima kendaraan yang sedang melintas di jalur nasional tersebut.
“Benar, telah terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan sekitar pukul 06.50 WIB di wilayah Bangsring,” ujar Ipda Pepri.
Adapun kendaraan yang terlibat yakni Toyota Avanza bernopol L-1605-VF yang dikemudikan M (43) warga Kenjeran, Surabaya. Selain itu terdapat tiga truk Mitsubishi, yakni truk hijau bernopol P-8563-VN yang dikemudikan ES (47) warga Situbondo.
Kemudian truk Fuso Box bernopol B-9187-CXU yang dikemudikan S (42) warga Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, Banten. Serta truk Mitsubishi putih bernopol N-8889-NO yang dikemudikan MU (50) warga Situbondo.
Kecelakaan juga melibatkan sepeda motor Honda Vario bernopol P-4654-ZQ yang dikendarai SI (30), seorang perempuan asal Kecamatan Wongsorejo.
Ipda Pepri menjelaskan, berdasarkan keterangan sementara dari para saksi, kejadian bermula saat tiga kendaraan yang melaju dari arah Situbondo menuju Banyuwangi terpaksa berhenti karena kondisi lalu lintas sedang padat.
“Tiga kendaraan yang berada di depan yakni truk Mitsubishi putih, sepeda motor Honda Vario, dan truk Fuso Box berhenti karena kondisi jalan sedang macet,” jelasnya.
Di belakang antrean kendaraan tersebut, melaju truk Mitsubishi hijau dan Toyota Avanza dari arah yang sama.
Diduga pengemudi Avanza mencoba mendahului truk di depannya. Namun jarak yang terlalu dekat dengan kendaraan di depan membuat tabrakan tidak dapat dihindari.
“Avanza diduga mencoba mendahului truk hijau, namun karena jarak sudah terlalu dekat akhirnya menabrak bagian belakang truk Mitsubishi putih,” terang Pepri.
Benturan keras itu memicu tabrakan beruntun. Pada saat bersamaan, Avanza juga ditabrak dari belakang oleh truk Mitsubishi hijau.
Akibatnya, truk Mitsubishi putih terdorong kuat ke depan hingga menghantam sepeda motor Honda Vario yang berada di depannya. Motor tersebut kemudian terjepit di antara truk Mitsubishi putih dan truk Fuso Box yang berada di barisan paling depan.
“Korban mengalami luka-luka dan sempat dibawa ke Puskesmas Wongsorejo. Salah satu korban kemudian dirujuk ke RSUD Blambangan,” ujar Pepri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengendara sepeda motor SI mengalami luka sangat serius, di antaranya patah tulang pada kaki kiri, luka robek di bagian perut dan alat kelamin. Korban sempat mendapat penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Saat ini kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polresta Banyuwangi untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga mengimbau pengendara agar selalu berhati-hati dan menjaga jarak aman saat berkendara di jalur padat kendaraan. (ep)

