Penutupan Latihan Bersama (Latma) Garuda Shakti 2026 (Foto: Eko/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Latihan Bersama (Latma) Garuda Shakti 2026 antara TNI Angkatan Darat (AD) dan Indian Army resmi berakhir. Selama pelaksanaan latihan, prajurit kedua negara saling bertukar pengetahuan dan kemampuan militer, mulai dari penanganan ancaman terorisme, perang hutan, hingga kemampuan menembak.
Upacara penutupan latihan digelar di Lapangan Yonif 515/UTY/9/2 Kostrad, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, Kamis (05/11/2026) sore.
Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad, Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun mengatakan, pelaksanaan latihan bersama tersebut memberikan hasil yang sangat baik. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program kerja sama berkelanjutan antara TNI AD dan Indian Army.
"Hasilnya sangat baik. Jadi ini program kontinu oleh TNI AD dan Indian Army. Sudah berlangsung beberapa kali dan ini merupakan sebuah latihan kerja sama antarangakatan darat," kata Primadi usai upacara penutupan.
Menurutnya, latihan bersama tersebut menjadi kesempatan bagi kedua negara untuk saling bertukar pengetahuan, taktik, dan teknik kemiliteran. Pengalaman yang dimiliki masing-masing angkatan darat dapat dipelajari dan diadopsi untuk meningkatkan kemampuan prajurit.
"Kita menukar pengetahuan, taktik maupun teknik dari berbagai negara yang kita adopsi menjadi satu kesatuan dan menambah ilmu bagi masing-masing angkatan," jelasnya.
Dalam rangkaian Garuda Shakti 2026, sejumlah materi latihan diberikan kepada prajurit kedua negara. Di antaranya penanganan masalah terorisme, perang hutan, hingga latihan menembak menggunakan senjata ringan dan senapan runduk atau sniper.
Primadi menyebut, pertukaran pengetahuan tersebut juga memberikan pemahaman mengenai perbedaan karakteristik wilayah operasi antara Indonesia dan India.
India memiliki wilayah perbatasan darat yang luas dengan sejumlah negara. Sementara Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki karakteristik perbatasan laut yang berbatasan dengan berbagai negara.
"Kalau perbedaan adalah karakteristik wilayah. India mempunyai perbatasan yang luas antarnegaranya, sedangkan kita berbatasan dengan laut dari berbagai negara. Itu menjadi pelajaran bagi kita karena bisa mengenal karakteristik masing-masing negara," paparnya.
Dia berharap, kerja sama latihan militer antara kedua negara dapat terus ditingkatkan. Materi latihan juga akan dikembangkan agar kemampuan prajurit semakin terasah, sekaligus memperkuat hubungan persahabatan Indonesia dan India.
"Yang perlu kita tingkatkan, kita akan terus berlatih bersama. Materi-materinya akan kita kembangkan sehingga menjadi satu persahabatan antarnegara yang begitu solid," ungkapnya.
Primadi menambahkan, tantangan keamanan ke depan menuntut setiap negara untuk terus meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai potensi ancaman. Kerja sama militer melalui latihan bersama dinilai menjadi salah satu upaya memperkuat koordinasi dan hubungan antarkedua negara.
"Tantangan ke depan kita harus siap menghadapi ancaman dari berbagai negara masing-masing. Tentunya dengan kerja sama latihan ini kita bisa saling merapatkan barisan untuk menghindari ancaman-ancaman dari luar," pungkasnya.
Latma Garuda Shakti 2026 menjadi salah satu wujud penguatan hubungan militer Indonesia dan India. Selain meningkatkan profesionalisme prajurit, latihan ini juga membuka ruang pertukaran pengalaman dan mempererat persahabatan kedua angkatan darat. (ep)

