
BWI24JAM.CO.ID, Banyuwangi - Penyiapan sarana prasarana rukyatul hilal mulai ditata tim pemantau, Jumat (28/02/2025), sekitar pukul 16.30 WIB. Spot meneropong hilal berada di Pantai Pancur, TN Alas Purwo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi.
Penataan dilakukan tim dari Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) bersama dengan Tim Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi.
"Persiapan dilakukan dengan menata sejumlah peralatan untuk memantau hilal di Pantai Pancur Taman Nasional Alas Purwo," ujar Ketua LFNU PCNU Banyuwangi Ghufron Mustofa.
Ghufron menjelaskan sejumlah peralatan yang digunakan petugas pemantau. Meliputi teropong manual, teropong computerized, mizwala, kamera dan total station.
"Total station ini digunakan untuk menentukan arah matahari. Biasanya digunakan dalam dunia arsitek," jelasnya.
"Mizwala untuk mengetahui arah bayangan matahari. Dua sumbu dari benang pada alat itu (Mizwala) berfungsi untuk mendeteksi arah bayangan matahari dan satu benang lainnya mendeteksi arah hilal," katanya melanjutkan.
Sementara kedua teropong, manual dan computerized digunakan petugas untuk melihat langsung hilal. Menurutnya, ada 4 peralatan yang dipersiapkan dalam rukyatul hilal atau pemantauan hilal.
"Total ada empat peralatan yang ditata pada persiapan kali ini. Ditambah satu buah kamera digital," tambahnya.
Selain tim dari Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) dan Tim Badan Hisab dan Rukyat (BHR) Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, nampak tim dari Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) juga sudah tiba dilokasi. Mereka juga ambil bagian dalam proses rukyatul hilal kali ini. (ep)