Realisasi KPR Terbesar Se-Banyuwangi, Bintang Rajawali Baru Group Raih Best Contribution

1SHUHUHU.jpg Komisaris PT Bintang Rajawali Baru Group Suhartatik Menerima Penghargaan di Pendopo Banyuwangi (Foto: Riqi/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – PT Bintang Rajawali Baru Group berhasil meraih penghargaan sebagai pengembang (developer) dengan realisasi terbesar berpredikat Best Contribution dari Bank Tabungan Negara (BTN) dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Penghargaan ini diserahkan dalam rangkaian acara Akad Massal KPR Subsidi BTN yang digelar di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Sabtu (26/9/2026).


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Deputy Regional Business Kantor BTN Wilayah Jatim Bali Nusra, Joyce Ivone Mandagi, bersama Kepala Cabang BTN Banyuwangi, Ginanjar Fahmi Pratama, kepada Komisaris PT Bintang Rajawali Baru Group, Suhartatik.


Acara ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, pengembang, dan notaris dalam mendukung penyediaan hunian layak bagi masyarakat sekaligus menyukseskan program nasional 3 juta rumah.


Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani beserta jajaran, Pimpinan DPRD Banyuwangi Mahrifatul Kamila, Ketua APERSI Banyuwangi Fajar Susanto, serta puluhan debitur yang menjalani prosesi akad KPR.


Suhartatik, yang juga hadir mewakili Real Estate Indonesia (REI) Banyuwangi, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan yang diraih perusahaannya di semester I 2026 ini.   


"Kami menghaturkan puji syukur kepada Tuhan, yang mana pada hari ini PT kami, PT Bintang Rajawali Group, mendapat penghargaan Real Terbesar dan Best Contribution dari BTN dan Pemerintah Banyuwangi," ujar Suhartatik.


Ia menjelaskan bahwa saat ini proyek perumahan yang dikembangkan oleh PT Bintang Rajawali Baru Group telah tersebar luas di 11 lokasi di seluruh wilayah Kabupaten Banyuwangi, mulai dari kawasan barat hingga utara.


"Meliputi kecamatan Genteng, Cluring, Purwoharjo, Glenmore, Kradenan, Banyuwangi Kota, Kabat, Ketapang, hingga Kalipuro. Ada sekitar 11 lokasi yang sedang kami garap dan kami punya stok kira-kira 1.500 unit untuk rumah subsidi," jelasnya.


Selain rumah subsidi, pihak pengembang juga menyiapkan beberapa stok rumah komersil yang siap untuk langsung ditempahi konsumen. Dalam menjalankan usahanya, ia menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi para konsumen (user), mulai dari pemilihan lokasi yang strategis hingga penyediaan sarana dan utilitas yang memadai.


Tak lupa, ia memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi atas kemudahan layanan perizinan serta insentif perpajakan yang dinilai sangat membantu iklim investasi perumahan.


"Kami sangat mengapresiasi dan bersyukur kepada Pemerintah Banyuwangi yang sudah banyak membantu kami mengenai perizinan, tata ruang, dan sebagainya. Pelaksanaannya sangat cepat, akurat, dan yang paling penting itu tanpa biaya. Demikian juga untuk pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)-nya tanpa biaya," tambahnya.


Menutup keterangannya, Suhartatik berharap sinergi ini terus terjalin agar pengembang dapat terus berekspansi memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat akan hunian yang layak.


"Harapan kami ke depan, pemerintah semakin memberi ruang dan wilayah-wilayah bagi kami untuk ekspansi, karena kebutuhan masyarakat akan perumahan layak huni dan perumahan subsidi ini semakin besar," pungkasnya. (rq)