Polisi Melakukan Olah TKP Kecelakaan di Perempatan Mojopanggung (Foto: Satlantas/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan dump truck terjadi di simpang empat Mojopanggung, Kecamatan Giri, Banyuwangi, Minggu (21/06/2026) pagi. Akibat kejadian tersebut, seorang mahasiswi mengalami luka serius di bagian kepala dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 06.56 WIB di Jalan Brawijaya, tepatnya di persimpangan Mojopanggung yang merupakan salah satu jalur padat kendaraan di kawasan perkotaan Banyuwangi.
Korban diketahui berinisial LM (24), warga Kecamatan Glenmore. Saat kejadian, korban mengendarai Honda Scoopy bernopol P-3803-QBM. Sementara kendaraan lain yang terlibat adalah dump truck Hino bernopol L-8847-UF yang dikemudikan RAN (24), warga Kecamatan Sempu.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Tri Pepri Alfian menyampaikan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah timur menuju barat. Saat memasuki simpang empat Mojopanggung, lampu lalu lintas diketahui sedang menyala hijau sehingga korban melanjutkan perjalanan.
"Pada saat bersamaan, dump truck yang melaju dari arah selatan menuju utara juga memasuki area persimpangan. Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari," terang Tri Pepri.
Ia menambahkan, benturan keras mengakibatkan pengendara sepeda motor terjatuh dan mengalami luka di bagian kepala hingga tidak sadarkan diri. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan penanganan medis.
"Begitu menerima informasi, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal, mengamankan arus lalu lintas, mengevakuasi korban, serta melakukan olah tempat kejadian perkara," tambah Tri Pepri.
Ia menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara diketahui kecelakaan terjadi di area persimpangan yang dikendalikan lampu lalu lintas. Namun pihaknya masih mendalami berbagai faktor yang menyebabkan kedua kendaraan akhirnya bertabrakan.
"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi, memeriksa posisi kendaraan, serta menganalisis kondisi di lokasi kejadian. Semua aspek akan kami teliti untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan," katanya.
Tri Pepri menegaskan pihaknya belum menyimpulkan adanya unsur kelalaian dari salah satu pengendara karena proses penyelidikan masih berlangsung.
"Kami belum bisa menyimpulkan siapa yang menjadi penyebab kecelakaan. Saat ini seluruh data dan keterangan masih kami kumpulkan. Hasilnya nanti akan menjadi dasar dalam menentukan faktor penyebab kejadian," tegasnya.
Menurut Tri Pepri, persimpangan merupakan salah satu titik yang memiliki risiko tinggi terjadinya kecelakaan apabila pengguna jalan tidak meningkatkan kewaspadaan.
"Meski lampu lalu lintas memberikan prioritas jalan, pengendara tetap harus memastikan kondisi di sekitar benar-benar aman. Jangan hanya berpatokan pada lampu hijau, tetapi juga perhatikan kendaraan lain yang mungkin masih berada di area persimpangan," ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika melintas di jalur-jalur padat kendaraan.
"Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mengurangi kecepatan saat mendekati persimpangan, menjaga konsentrasi, serta mematuhi seluruh rambu lalu lintas. Keselamatan harus menjadi prioritas utama karena kecelakaan bisa terjadi dalam hitungan detik," kata Tri Pepri.
Selain itu, Satlantas Polresta Banyuwangi terus melakukan edukasi dan sosialisasi keselamatan berlalu lintas sebagai upaya menekan angka kecelakaan di wilayah Banyuwangi.
"Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya tertib berlalu lintas. Dengan disiplin dan saling menghormati sesama pengguna jalan, risiko kecelakaan dapat diminimalkan," pungkasnya.
Hingga kini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi. Polisi juga masih menunggu perkembangan kondisi korban yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Blambangan. (ep)

