Musala Kawah Ijen di Jalur Pendakian yang Masih Berdiri Utuh Usai Kebakaran (Foto: Ridho Alayka N/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan Pos Bunder, Kawah Ijen, pada 4 September 2026 menyisakan pemandangan yang menarik perhatian.
Kebakaran yang melanda kawasan tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran. Api yang membakar vegetasi di sekitar Pos Bunder membuat sebagian kawasan tampak hangus dan terbakar. Kondisi itu bahkan memunculkan dugaan bahwa bangunan di sekitar lokasi turut terdampak kobaran api.
Namun, setelah api mulai mereda dan kawasan kembali diperiksa pada Jumat (5/9/2026), ditemukan sebuah bangunan yang tampak tetap utuh di tengah area yang telah terbakar.
Bangunan tersebut merupakan musala di jalur pendakian Kawah Ijen. Dari penampakan di lokasi, bangunan musala terlihat tidak menunjukkan bekas terbakar yang berarti. Kondisi ini kontras dengan area di sekelilingnya yang tampak menghitam dan hangus akibat kebakaran.
Keberadaan musala yang tetap berdiri utuh di tengah kawasan terdampak karhutla tersebut sontak menjadi perhatian. Peristiwa ini menjadi salah satu hal yang mencolok dari kejadian kebakaran di Pos Bunder Kawah Ijen.
Menurut salah satu relawan, Ridho Alayka Nashrulloh penyebab mengapa bangunan tersebut tidak ikut terbakar belum dapat dipastikan.
“Kondisi angin, arah pergerakan api, material bangunan, hingga kondisi lingkungan di sekitar musala dapat menjadi bagian dari penjelasan yang perlu dikaji lebih lanjut,” ujar Ridho.
Pemandangan musala yang tetap utuh di tengah kawasan yang terbakar pun menjadi catatan menarik dari peristiwa karhutla Kawah Ijen 2026. (*)

