Camat Genteng Khoirul Hidayat Melepas Penari Gandrung Sewu Asal Kec. Genteng (Foto: Bagir/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Sebanyak 75 peserta Gandrung Sewu dari Kecamatan Genteng, Banyuwangi, dilepas untuk mengikuti gladi resik sebelum tampil dalam puncak pagelaran Gandrung Sewu 2026. Pelepasan dilakukan pada Jumat (23/10/2026) sebagai bagian dari persiapan akhir para peserta sebelum tampil di panggung kolosal tersebut.
Camat Genteng, Khoirul Hidayat, berpesan agar seluruh peserta menjaga kesehatan dan mengikuti arahan pendamping selama menjalani rangkaian kegiatan. Ia berharap para penari dapat tampil maksimal dan seluruh agenda berjalan lancar.
"Kami minta doanya agar kegiatan ini bisa berjalan lancar. Anak-anak yang tampil dalam pagelaran Gandrung Sewu juga bisa menunjukkan penampilan yang maksimal," ujar Khoirul.
Menurutnya, kesiapan fisik dan mental menjadi hal penting yang perlu diperhatikan para peserta. Terlebih, mereka harus mengikuti gladi resik sebelum tampil dalam pertunjukan utama.
"Sebelumnya sudah kami sampaikan kepada anak-anak untuk menjaga kesehatan dan mengikuti arahan pendamping, supaya nanti saat tampil tidak ada kendala, baik dari kondisi fisik maupun psikis," jelasnya.
Khoirul juga mengapresiasi sinergi berbagai pihak yang terlibat dalam mempersiapkan keberangkatan peserta dari Kecamatan Genteng. Ia menyebut seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilalui berjalan lancar berkat kerja sama dan dukungan lintas elemen.
"Sinergitas lintas elemen alhamdulillah guyub. Semua rangkaian yang telah diikuti sebelumnya berjalan lancar sebelum mereka mengikuti gladi resik di Banyuwangi nanti sore," katanya.
Sementara itu, Pembina Gandrung Sewu Kecamatan Genteng, Joko, menyebut 75 peserta tersebut merupakan anak-anak pilihan yang telah melewati proses seleksi ketat. Mereka dipersiapkan untuk menjadi bagian dari pertunjukan budaya yang menjadi salah satu ikon Banyuwangi.
"Ini anak-anak pilihan yang telah melalui seleksi yang ketat," kata Joko.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan hingga keberangkatan peserta. Menurutnya, kolaborasi antara pendamping, orang tua, dan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung anak-anak agar bisa tampil dengan baik.
Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya membantu kelancaran penampilan, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri dan kebanggaan generasi muda terhadap kesenian tradisional daerah.
Pagelaran Gandrung Sewu 2026 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (24/10/2026) di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, mulai pukul 18.30 WIB. Tahun ini, pertunjukan tari kolosal tersebut mengusung tema "Kembang Dermo" dan untuk pertama kalinya digelar pada malam hari dengan konsep 'glow in the dark'.
Konsep baru tersebut memadukan seni tari tradisional dengan tata cahaya dan teknologi pertunjukan. Ribuan penari akan tampil dengan dukungan efek visual yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbeda bagi penonton.
Bagi para peserta dari Kecamatan Genteng, kesempatan tampil dalam Gandrung Sewu menjadi bagian dari upaya melestarikan seni dan budaya Banyuwangi. Persiapan melalui seleksi, latihan, hingga gladi resik diharapkan membantu mereka memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa kebanggaan bagi daerah asal. (ep)

