Diskusi Bedah Buku Sosialisme Islam: Pemikiran HOS Cokroaminoto dam Ali Shariati Digelar PKB Banyuwangi (Foto: Adi/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi menggelar diskusi bedah buku bertema Sosialisme Islam, dengan mengangkat pemikiran dua tokoh besar, H. Oemar Said (HOS) Cokroaminoto dan Ali Shari'ati.
Kegiatan ini menjadi ruang diskusi intelektual untuk menggali hubungan antara nilai-nilai keislaman, keadilan sosial, solidaritas, dan tanggung jawab terhadap sesama dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia.
Diskusi yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu (04/11/2026) pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Betutu Tepi Sawah, Mangir, Rogojampi, Banyuwangi, menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi, penulis, dan jurnalis.
Di antaranya Imam Malik Riduan, Ph.D., akademisi dan penulis buku dari Akademisi West Sydney University; Dr. Lukman Wijaya Barata, S.Sos., M.A., pengkaji pemikiran Ali Shari'ati FISIP UNEJ; serta Ira Rachmawati, jurnalis KompasCom.
Sementara itu, Dr. Hj. Nihayatul Wafiroh, M.A., Ketua Bidang Kesehatan dan Penguatan Inklusi Disabilitas DPP PKB sekaligus Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, menjadi keynote speaker dalam kegiatan tersebut.
Ketua DPC PKB Banyuwangi, Zaki Al Mubarok, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai pemikiran sosialisme Islam dalam perspektif HOS Cokroaminoto dan Ali Shari'ati serta relevansinya bagi kehidupan masyarakat Indonesia.
"Tujuannya adalah untuk memahami pemikiran sosialisme Islam dalam perspektif pemikiran HOS Cokroaminoto dan Ali Shari'ati untuk kehidupan bermasyarakat di Indonesia," ungkap Zaki.
Menurutnya, diskusi ini tidak boleh berhenti sebatas pertukaran gagasan dan wacana intelektual. Lebih dari itu, pemahaman yang diperoleh diharapkan dapat diterjemahkan menjadi tindakan nyata, khususnya dalam membangun kepedulian sosial dan semangat gotong royong.
"Manfaatnya adalah kaum muda dan kader PKB dapat mengimplementasikan spirit sosialisme Islam dalam membantu sesama, baik di bidang ekonomi, sosial, pendidikan, maupun kemasyarakatan," lanjutnya.
Pemikiran HOS Cokroaminoto dan Ali Shari'ati menjadi menarik untuk didiskusikan karena keduanya menawarkan gagasan tentang hubungan antara nilai keislaman, pembebasan manusia, keadilan, dan tanggung jawab sosial.
Gagasan tersebut dapat menjadi bahan refleksi untuk melihat berbagai persoalan masyarakat, mulai dari kesenjangan ekonomi, akses pendidikan, hingga kepedulian terhadap kelompok yang membutuhkan.
Melalui kegiatan ini, DPC PKB Banyuwangi ingin membuka ruang dialog yang mempertemukan pemikiran kritis dengan realitas sosial.
Generasi muda dan kader partai diharapkan tidak hanya memahami nilai-nilai sosialisme Islam secara konseptual, tetapi juga mampu menerapkannya melalui berbagai kegiatan pemberdayaan dan pengabdian kepada masyarakat.
Semangat sosialisme Islam, dalam konteks kehidupan sehari-hari, dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana namun bermakna: memperkuat solidaritas, membantu masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi, memperluas kesempatan pendidikan, serta membangun lingkungan sosial yang lebih peduli dan berkeadilan.
Dengan demikian, diskusi bedah buku ini diharapkan menjadi salah satu ruang untuk mempertemukan gagasan, nilai keislaman, dan praktik kepedulian sosial yang memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat Banyuwangi.

