Ngamuk di Masjid hingga Bawa Gunting di Jalan Gajah Mada Genteng, Pria Diamankan

1pprkp.jpg Seorang Pria Diamankan Usai Buat Resah Warga di Kawasan Jalan Gajah Mada, Kec. Genteng, Banyuwangi (Foto: Eko/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Seorang pria berinsial TM, warga Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, diamankan setelah membuat resah warga di kawasan Kecamatan Genteng, Selasa (03/11/2026). Pria yang disebut hidup sebatang kara itu sempat mengamuk di Masjid Jami Baiturrahman hingga membawa gunting saat berjalan di jalan raya.


Camat Genteng Khoirul Hidayat mengatakan, kejadian bermula ketika TM, mengamuk di area Masjid Jami Baiturrahman. Perilakunya kemudian meresahkan orang-orang yang berada di sekitar masjid.


"Awalnya yang bersangkutan mengamuk di Masjid Jami Baiturrahman. Bahkan, sempat menyerang sekuriti masjid dan penjual bunga yang berada tidak jauh dari lokasi," ujar Khoirul.


Situasi semakin mengkhawatirkan setelah TM diduga merampas sebuah gunting. Benda tersebut kemudian dibawa saat yang bersangkutan berjalan di sepanjang Jalan Gajah Mada, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng.


Menurut Khoirul, keberadaan TM yang membawa gunting membuat warga dan pengguna jalan merasa khawatir. Terlebih, pria tersebut berada di kawasan yang cukup ramai aktivitas masyarakat.


"Dia sempat membawa gunting dan berjalan di Jalan Gajah Mada. Tentu kondisi itu membuat warga sekitar maupun pengguna jalan merasa khawatir," jelasnya.


Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya mengamankan TM bersama anggota kepolisian. Langkah itu dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya tindakan yang membahayakan orang lain.


"Karena sudah meresahkan dan dikhawatirkan menyerang warga, akhirnya yang bersangkutan diamankan oleh warga bersama polisi," imbuh Khoirul.


Setelah berhasil diamankan, petugas kemudian berkoordinasi dengan tenaga kesehatan. Petugas dari Puskesmas Kembiritan dipanggil ke lokasi untuk memberikan penanganan awal terhadap Takim, termasuk suntikan penenang agar kondisinya lebih terkendali.


"Petugas puskesmas kami panggil untuk memberikan penanganan. Setelah mendapat suntikan penenang, yang bersangkutan kemudian dibawa menuju Desa Temuguruh untuk penanganan lebih lanjut," kata Khoirul.


Khoirul menambahkan, penanganan dilakukan dengan melibatkan unsur terkait agar situasi di wilayah Genteng kembali kondusif. TM selanjutnya dibawa ke desa asalnya di Kecamatan Sempu untuk mendapatkan penanganan lanjutan.


Peristiwa tersebut menjadi perhatian warga karena terjadi di kawasan masjid dan jalan yang menjadi aktivitas masyarakat. Tidak ada informasi mengenai korban luka dalam kejadian tersebut. (ep)