Banyuwangi Jadi Kontributor Terbesar Penumpang KAI Daop 9, Tembus 1,7 Juta Pelanggan

1cuisb.jpg Suasana Keberangkatan Awal Penumpang KA Mutiara Timur di Stasiun Ketapang, Banyuwangi (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Libur panjang sekolah berdampak pada meningkatnya mobilitas penumpang kereta api di Kabupaten Banyuwangi. Sejumlah perjalanan kereta api, baik ekonomi, bisnis, maupun eksekutif, dipadati penumpang yang hendak berlibur maupun kembali ke kota asal.


Kepadatan terlihat di Stasiun Banyuwangi Kota, Senin (06/07/2026). Sejak pagi hingga siang, antrean penumpang tampak mengular di area boarding. Sebagian besar merupakan wisatawan yang baru menghabiskan liburan di Banyuwangi, sementara lainnya merupakan mahasiswa yang memanfaatkan masa libur untuk pulang kampung.


Kereta api jarak jauh tujuan Surabaya hingga Bandung menjadi favorit penumpang selama periode libur sekolah. Salah satunya KA Mutiara Timur relasi Banyuwangi-Surabaya yang pada hari itu mengangkut sekitar 300 penumpang dari total kapasitas kursi yang tersedia.


Tak hanya kereta jarak jauh, KA Pandanwangi relasi Banyuwangi-Jember juga mengalami lonjakan okupansi. Ramainya penumpang didominasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jember yang memanfaatkan momentum libur panjang.


Salah seorang wisatawan, Landra Eko Wahyudi, mengaku sengaja memilih Banyuwangi sebagai destinasi liburan karena memiliki banyak objek wisata alam yang menarik.


"Naik kereta lebih nyaman, tepat waktu, pelayanannya juga bagus. Banyuwangi banyak tempat wisata yang ingin kami kunjungi, jadi kereta menjadi pilihan utama untuk perjalanan," ujarnya.


Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan peningkatan jumlah penumpang mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi.


"Pertumbuhan angkutan penumpang pada Semester I Tahun 2026 terjadi hampir merata di seluruh wilayah operasional Daop 9 Jember. Banyuwangi menjadi kontributor terbesar dengan total 1.709.114 pelanggan atau meningkat 8,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu," kata Cahyo.


Menurutnya, tingginya mobilitas pelanggan juga terlihat di Stasiun Banyuwangi Kota yang selama Semester I Tahun 2026 telah melayani sebanyak 505.851 pelanggan, menjadikannya salah satu stasiun dengan aktivitas penumpang tertinggi di wilayah Daop 9 Jember.


Cahyo menilai kereta api kini semakin diminati karena menawarkan berbagai keunggulan dibanding moda transportasi lainnya. Selain bebas dari kemacetan, kereta memiliki tingkat keselamatan tinggi, jadwal perjalanan yang andal dan tepat waktu, kapasitas angkut besar, serta lebih ramah lingkungan.


"Kami mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, membeli tiket melalui kanal resmi KAI, datang lebih awal ke stasiun, menjaga barang bawaan, serta mematuhi seluruh ketentuan selama berada di area stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api," pungkasnya.


Peningkatan jumlah penumpang diperkirakan masih akan berlangsung hingga berakhirnya masa libur sekolah. KAI Daop 9 Jember pun terus mengoptimalkan pelayanan agar perjalanan pelanggan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu. (ep)