Motor Tak Mau Dinyalakan, Ternyata Ada Ular Bersarang di Dalam Body Motor Warga Muncar

1biano.jpg Petugas Damkarmat saat Mengevakuasi Ular dari Dalam Body Sepeda Motor (Foto: Damkarmat/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Seorang warga Dusun Sumberjoyo, Desa Kumendung, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, dibuat panik setelah mengetahui seekor ular bersembunyi di dalam body sepeda motornya. Karena khawatir membahayakan keselamatan, pemilik kendaraan akhirnya meminta bantuan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi.

Pemilik motor lantas meminta bantuan petugas damkar melalui nomor layanan 112. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada Regu Damkar Sektor Srono yang langsung menuju lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi.

Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sepeda motor. Setelah dipastikan ular berada di balik body kendaraan, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati agar reptil tersebut tidak berpindah tempat maupun menyerang petugas.

Koordinator Damkar Srono, Herry Siswanto, mengatakan ular bersembunyi cukup dalam sehingga proses evakuasi tidak bisa dilakukan secara langsung.

"Posisi ular berada di dalam body sepeda motor. Untuk menjangkaunya kami harus membongkar beberapa bagian body kendaraan agar ular bisa dievakuasi dengan aman," kata Herry, Senin (06/07/2026).

Petugas kemudian menggunakan senter untuk memastikan posisi ular, sementara anggota lain menyiapkan sarung tangan pelindung dan capit ular. Pembongkaran body motor dilakukan secara perlahan agar tidak merusak komponen kendaraan.

"Evakuasi membutuhkan ketelitian karena ruang di dalam body motor cukup sempit. Kami juga harus memastikan ular tidak keluar ke arah petugas maupun pemilik kendaraan," ujarnya.

Setelah sekitar 45 menit melakukan penanganan, ular akhirnya berhasil dijepit menggunakan alat khusus dan dikeluarkan dari sela-sela body motor. Proses evakuasi berlangsung lancar tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan berarti pada kendaraan.

"Alhamdulillah ular berhasil kami amankan dalam kondisi hidup. Selanjutnya ular kami bawa ke Pos Damkar Sektor Srono untuk penanganan lebih lanjut sebelum dilepasliarkan di habitat yang jauh dari permukiman warga," jelas Herry.

Ia menjelaskan, kejadian ular masuk ke dalam kendaraan bukan kali pertama terjadi. Saat cuaca panas maupun musim kemarau, ular kerap mencari tempat yang teduh, sempit, dan hangat untuk berlindung, termasuk ruang di balik body sepeda motor yang lama terparkir.

Karena itu, Herry mengimbau masyarakat lebih waspada, terutama apabila kendaraan lama tidak digunakan atau diparkir di dekat kebun, semak belukar, maupun persawahan.

"Kalau menemukan ular di rumah atau kendaraan, jangan mencoba menangkap sendiri. Jenis ular belum tentu diketahui berbisa atau tidak. Segera hubungi Damkar agar proses evakuasi dilakukan oleh petugas yang memiliki peralatan dan kemampuan yang memadai," pungkasnya. (ep)