BMKG–Basarnas Banyuwangi Perkuat Sinergi (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI – Sinergi antarinstansi diperkuat untuk mendukung keselamatan operasi kemanusiaan. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Banyuwangi resmi menjalin kerja sama strategis dengan Stasiun Meteorologi Banyuwangi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Senin (13/04/2026).
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan di kantor Stasiun Meteorologi Banyuwangi. Kolaborasi ini difokuskan pada pemanfaatan data meteorologi, klimatologi, dan geofisika guna menunjang operasi pencarian dan pertolongan (SAR) agar lebih cepat, tepat, dan aman.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, menegaskan bahwa kerja sama lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam operasi SAR.
“Kerja sama ini bertujuan meningkatkan efektivitas operasi SAR secara menyeluruh melalui penguatan koordinasi, komunikasi, kolaborasi, dan integrasi prosedur antarinstansi,” ujarnya.
Ia menambahkan, wilayah kerja Kansar Banyuwangi memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi, baik di darat, laut, maupun udara, sehingga membutuhkan dukungan informasi cuaca yang akurat.
"Dengan kondisi geografis Banyuwangi yang kompleks, informasi cuaca menjadi faktor krusial dalam setiap pengambilan keputusan di lapangan,” tegasnya.
Kerja sama ini juga mengacu pada regulasi keselamatan penerbangan sipil atau Civil Aviation Safety Regulation, khususnya CASR 170, 172, 174, dan 176, sebagai bagian dari penanganan kondisi darurat.
Ruang lingkup kolaborasi meliputi pertukaran data dan informasi cuaca secara real-time, koordinasi penanganan keadaan darurat, pelaksanaan latihan bersama, hingga dukungan sarana dan prasarana sesuai kewenangan masing-masing pihak.
Sementara itu, Kepala Stasiun Meteorologi Banyuwangi, Teguh Tri Susanto, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung penuh kegiatan SAR.
“Kami siap menyediakan data dan informasi meteorologi secara akurat dan berkelanjutan agar dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam operasi SAR,” ungkapnya.
Menurutnya, informasi cuaca yang cepat dan tepat dapat meminimalkan risiko bagi tim penyelamat sekaligus meningkatkan peluang keberhasilan evakuasi.
Perjanjian kerja sama ini berlaku selama lima tahun dan diharapkan mampu memperkuat sinergi antarinstansi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan adanya kolaborasi ini, Kansar Banyuwangi optimistis kualitas operasi pencarian dan pertolongan akan semakin profesional, responsif, dan berbasis data akurat di setiap kondisi darurat. (ep)

