Cuaca Buruk di Selat Bali, Speed Boat Nelayan Muncar Terbalik Dihantam Ombak

1aosn.jpg ABK Diselamatkan Kapal Nelayan Lain di Selat Bali (Foto: Istimewa/BWI24Jam)

BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Sebuah kapal motor nelayan (KMN) jenis speed boat bernama 'Merdeka' tenggelam di Perairan Perpat, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, usai diterjang cuaca buruk dan ombak tinggi di Selat Bali, Rabu (13/05/2026). Beruntung, tiga anak buah kapal (ABK) berhasil selamat setelah dievakuasi kapal nelayan lain yang melintas di sekitar lokasi kejadian.


Peristiwa tersebut terjadi saat KMN Merdeka berangkat melaut dari Pelabuhan Muncar menuju perairan Selat Bali sekitar pukul 11.30 WIB. Namun sekitar pukul 14.00 WIB, kapal dihantam ombak setinggi kurang lebih dua meter disertai angin kencang di wilayah Perairan Perpat.


Akibat cuaca ekstrem tersebut, kapal jenis speed kantiran berukuran 2 GT itu tidak dapat dikendalikan hingga akhirnya terbalik. Lambung kapal dilaporkan pecah dan mengalami kebocoran.


Danpos AL Muncar Lettu Laut (P) Marjun Susanto mengatakan, seluruh ABK berhasil menyelamatkan diri setelah mendapat pertolongan dari kapal nelayan lain yang berada tidak jauh dari lokasi.


“Cuaca buruk disertai ombak tinggi menyebabkan kapal tidak bisa dikendalikan hingga akhirnya terbalik dan tenggelam. Beruntung seluruh ABK berhasil diselamatkan oleh nelayan lain yang sedang melintas di sekitar lokasi kejadian,” ujar Marjun, Jumat (15/5/2026).


Dalam insiden tersebut, nahkoda kapal diketahui bernama Agus Sutrisno (29), warga Kedungrejo, Muncar. Dua ABK lainnya yakni Lihin (40), warga Genteng dan Slamet Budiono (40), warga Puger, Jember.


Menurut laporan petugas, saat kapal mulai tenggelam dua ABK sempat bertahan di atas badan kapal yang terbalik. Sementara satu korban lainnya sempat hanyut sambil berpegangan pada box ikan sebelum akhirnya ditolong oleh kapal nelayan jenis awitan bernama KMN Los.


Dua ABK lainnya kemudian dievakuasi kapal gardan KMN Jojon. Ketiganya selanjutnya dibawa menuju Dermaga Muncar dan tiba dengan selamat sekitar pukul 17.00 WIB.


“Saat ini kapal KMN Merdeka masih dalam proses penarikan menuju Pelabuhan Muncar,” tambah Marjun.


Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kapal mengalami kerusakan cukup parah, termasuk mesin kapal, genset, serta telepon genggam milik nahkoda yang ikut rusak akibat terendam air laut.


Usai menerima laporan, jajaran Posal Muncar bersama Babinpotmar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat langsung mendatangi rumah nahkoda dan ABK guna melakukan pendataan sekaligus pendampingan terhadap korban. (ep)