Grandong Bermuatan Kayu Jati Dihentikan Polhutmob Banyuwangi (Foto: Istimewa/BWI24Jam)
BWI24JAM.CO.ID, BANYUWANGI - Dugaan pencurian kayu jati di kawasan hutan Perhutani wilayah Dusun Bangkandel, Desa Sumbersari, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, berujung ketegangan. Tiga pria yang mengendarai kendaraan rakitan jenis grandong dihentikan petugas Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) saat melintas di jalan area persawahan, Selasa (12/05/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Peristiwa itu bermula saat anggota Polhutmob melakukan patroli rutin di kawasan hutan Perhutani. Saat patroli berlangsung, petugas mencurigai sebuah grandong yang melintas dengan membawa muatan kayu jati.
Ketika dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati tiga orang berada di kendaraan tersebut, terdiri dari seorang sopir dan dua pekerja. Dari hasil pengecekan awal, petugas menemukan parang serta mesin senso yang diduga digunakan untuk aktivitas penebangan liar di kawasan hutan.
Situasi sempat memanas lantaran ketiga pria itu diduga berusaha melarikan diri saat hendak diamankan petugas. Komandan Regu (Danru) Polhutmob, Edi Wibowo, bahkan melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan upaya kabur para terduga pelaku.
“Salah satu di antara mereka terjatuh saat berusaha kabur. Parang yang dibawanya mengenai jari kelingking tangannya sendiri,” ujar petugas di lokasi.
Pria yang mengalami luka tersebut langsung dievakuasi menuju puskesmas di wilayah Purwoharjo untuk mendapatkan penanganan medis. Namun karena keterbatasan fasilitas kesehatan, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.
Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan sebanyak 29 batang kayu jati sepanjang sekitar 2,5 meter dengan kualitas A1 dan A2 di atas kendaraan grandong tersebut. Selain kayu, turut diamankan satu unit mesin senso yang diduga dipakai untuk menebang pohon di kawasan hutan.
Petugas menduga para pelaku masuk ke area hutan setelah jam kerja untuk mengambil kayu jati hasil tebangan. Bahkan, terdapat dugaan adanya pembukaan lahan baru dengan cara merobohkan pohon di kawasan Perhutani.
Saat ini Polhutmob bersama Perhutani KPH Banyuwangi Selatan masih melakukan penelusuran lacak balak di lokasi guna memastikan asal-usul kayu jati yang ditemukan.
“Pengecekan terus dilakukan untuk memastikan apakah kayu tersebut benar berasal dari kawasan hutan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan,” pungkas petugas. (ep)

